Pefindo Beri Peringkat A- MTN Indofarma Rp 500 Miliar

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA- untuk PT Indofarma Tbk (INAF). Peringkat tersebut juga untuk medium term notes (MTN) senilai Rp500 miliar yang akan diterbitkan oleh perusahaan pada 2012-2013.

Peringkat mencerminkan potensi pertumbuhan pada segmen obat generik, posisi pasar INAF yang kuat di segmen obat generik, dan proteksi arus kas rata-rata," tutur Analis PT Infofarma Tbk Vonny WIdjaja, seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (26/9).

Sebagai informasi, nantinya dana penerbitan MTN akan digunakan untuk membiayai ekspansi pabrik dan modal kerja perusahaaan, dan untuk membayar kembali sebagian utang bank. Adapun peringkat dibatasi oleh resiko fluktuasi harga bahan baku dan adanya kapasitas yang tidak terutilisasi secara optimbal pada beberapa lini produksi. Pada 31 Maret 2012, pemegang saham INAF adalah pemerintah Indonesia dengan kepemilikan saham sebesar 80,7%, DBS Vickers Ltd sebesar 6%, dan publik sebesar 13,3%. [bani)

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…