Dari Interior Design Sampai Heavy Equipment

Owner Alyna Boutique & Interior Design : Herlina

Sabtu, 29/09/2012

NERACA

Mewujudkan hobi hingga bernilai ekonomis, bukan perkara mudah. Semangat dan kerja keras sangat dibutuhkan. Seperti yang dilakukan perempuan kelahiran 29 Desember 1973 ini. Dibawah bendera Alyna Boutique & Interior Design yang dirintis sejak tahun 1997, kesenangannya mendekorasi rumah dan dunia fashion telah membuahkan hasil. And the dreams come true. Dialah Herlina, sosok yang telah membuktikannya.

“Saya mungkin akan menghabiskan banyak waktu untuk mengejar mimpi, tapi itu jauh lebih baik daripada membiarkan mimpi Saya menunggu terlalu lama,” ucap Lina akrab ia disapa memegang prinsip.

Meski tanpa pengetahuan formal seputar desain interior, Lina bukan hanya mampu bertahan namun mampu berkiprah hingga mancanegara. Sejumlah klien asal Malaysia dan Singapura mengakui kemampuannya dan terpicut dengan kreasi Lina dalam mendekorasi hunian dengan lahan terbatas. “Kuncinya adalah kreatifitas,” ujar Lina.

Menurut isteri Abdul Kadir Assegaf yang kini telah dikaruniani empat orang putra tercinta, bagi orang yang memiliki rumah diatas lahan terbatas, mendekorasi bisa jadi sulit dilakukan, “Setiap rumah memiliki impian. Namun bila impian terbentur lahan yang terbatas, disinilah tantangannya,” ujar sosok yang sarat pengalaman ini.

Lina memang mahir mengentaskan persoalan itu. Ia mampu mengubah tantangan lahan terbatas menjadi sebuah karya desain yang indah. Rumah akan terasa nyaman, asri, bersih, dengan tata ruang dan perabot yang sesuai dengan harapan para pengguna jasanya.

Untuk membuat rumah yang indah, kata Lina, tidak berarti harus dengan biaya mahal. “Pendapat bila rumah mewah pasti mahal, belum sepenuhnya benar,” ujar Lina, karena kita dapat mendisain rumah dengan cantik tapi murah.

Menurut dia, mendisain rumah dengan cost terbatas memang sulit, namun dengan kreatifitas semua dapat dilakukan, “Kita harus memiliki hati yang lapang saat mengerjakannya,” tutur Lina membuka rahasia.

Minatnya pada arsitektur tak terlepas dari peran sang bunda, Ersin Sindawati. “Mama adalah orang tua yang sekaligus teman berdiskusi,” ungkapnya. Ia mengaku banyak memetik pengalaman sang bunda seputar idealnya sebuah rumah yang nyaman untuk ditempati, “Mama memang sering memberi inspirasi dan ide seputar interior dan disain rumah, yang kadang memang ada benarnya,” ucapnya tertawa.

Bidang property sebenarnya tak asing bagi Lina, karena sebelumnya ia memang menjalani bisnis property. “Saya dan suami memang sebelumnya berbisnis property dan beberapa hunian di Jakarta,” ujar dia menjelaskan.

Dengan kemahirannya mendisain, maka semakin lengkaplah jasa yang ia tawarkan. “Kadang saat kita tawarkan property, kita tawarkan pula jasa desain kepada klien,” ungkapnya.

Pada pertengahan 2012 lalu, Lina mulai merintis bisnis boutique yang menyediakan berbagai aneka pakaian muslim dengan desain modern. Selain harga yang sangat terjangkau, jelas Lina, kualitas bahan sangat menentukan kenyamanan berbusana. “Kami ingin pelanggan boutique merasa puas dengan produk yang kami tawarkan,” ujar perempuan berdarah Palembang dan Jawa ini.

Bersama sang abang, Eri Fonda, ia juga berkiprah bersama PT Reza Karya Utama (RKU) sebuah bisnis dibidang rental heavy equipment dan transporter project cargo, dibilangan Jakarta Utara.

“Kami akan aplikasikan seluruh pengalaman dan keahlian dalam menangani semua kebutuhan transportasi, alat berat serta muatan kargo secara aman, cepat dan profesional dengan layanan 24 jam,” ujar Lina menerangkan.

Seperti halnya dalam dunia desain, home interior dan bisnis boutique, menurut Lina, kemitraan dan kepercayaan adalah sebuah kunci kesuksesan, “Dengan menjalin kemitraan yang terbangun harmonis, Kami mampu memahami dan menanggapi setiap kebutuhan pengguna jasa dan produk dengan tepat, cepat, dan efektif,” ujarnya.

Lina dan sang abang selalu meluangkan waktu menjalin hubungan dengan setiap pengguna jasa dan produknya sehingga mampu membidik strategi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pangsa pasar, “Kami siap dengan harga yang kompetitif, dan tetap memberikan pelayanan yang terbaik demi kepuasan pengguna jasa RKU, desain interior, dan para pelanggan boutique,” ujarnya berharap.