Astra Agro Catatkan Volume Penjualan Naik 10,7%

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan volume penjualan CPO tumbuh 10,7% menjadi sebesar 872.088 ton dari 787.876 ton pada periode yang sama tahun lalu. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/9).

Disebutkan, untuk penjualan ke pasar lokal masih menjadi kontributor terbesar yaitu mencapai 858.602 ton, meningkat 14,5% atau menyerap sekitar 98,5% dari total volume penjualan CPO perseroan. Demikian juga sebaliknya penjualan ke pasar ekspor turun 64,8% menjadi 13.486 ton.

Harga penjualan rata-rata CPO perseroan dalam periode tersebut sebesar Rp7.774 /kg, lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp7.806 /kg atau turun 0,4%.

Sementara untuk volume penjualan kernel dan PKO yang dilakukan perseroan meningkat masing-masing sebesar 20% dan 2,8% atau menjadi 120.720 ton dan 25.707 ton. Namun untuk harga yang diperdagangkan baik untuk kernel maupun PKO masingmasing turun sebesar 26,6% dan 31,3% menjadi Rp3.921 per kg dan Rp8.866 per kg.

Selain itu, perseroan juga akan membagikan dividen interm sebesar Rp230 per saham pada 5 November 2012 mendatang. Direktur dan Corporate Secretary AALI Santosa mengatakan, dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pernegang saham perseroan pada tanggal 19 Oktober 2012, “Berdasarkan rapat direksi yang telah memperoleh persetujuan dewan komisaris yang berlaku efektif per tanggal 21 September 2012 telah diputuskan untuk membagikan dividen interim tahunv buku 2012 sebesar Rp230 per saham,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank BTPN Catatkan ESOP 45 Ribu Saham

NERACA Jakarta – Dukung pendalaman industri pasar modal dan juga menggenjot pertumbuhan investor pasar modal, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional…

Provident Agro Buyback Saham Rp 38,48 Miliar

Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Provident Agro Tbk (PALM) telah membeli kembali sebanyak 36,72 juta saham dengan harga…

TARIF CUKAI ROKOK TIDAK NAIK

Pekerja melinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan alat linting di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/1). Pemerintah memutuskan tidak menaikkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…