Bikin Usaha Baru, Gudang Garam Suntik Modal Rp 149,99 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mendirikan anak usaha baru PT Surya Inti Tembakau dengan modal ditempatkan dan disetor penuh Rp149,99 miliar. Modal itu setara dengan 149.999 lembar saham dengan harga nominal sebesar Rp1 juta per saham yang mencerminkan 99,99% dari modal disetor dan ditempatkan Surya Inti Tembakau.

Corporate Secretary Heru Budiman mengatakan, dengan pendirian anak perusahaan diharapkan dapat menunjang core bisnis perseroan, “Perusahaan baru ini nantinya bergerak di bidang usaha pengolahan tembakau, “katanya dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (24/9).

Dia menjelaskan, pendirian anak usaha tersebut tidak akan berbenturan dengan kepentingan perseroan. Asal tahu saja, sebelumnya emiten rokok ini sudah melakukan ekspansi dengan membentuk anak usaha dan salah satunya bisnis penerbangan melalui anak usahanya Surya Air.

Perseroan telah mengantongi surat izin usaha penerbangan (SIUP) dan selanjutnya sedang menunggu air operator certificate (AOC) agar dapat terbang.

Surya Air nantinya akan menggeluti bisnis pengangkutan udara niaga tidak berjadwal. Untuk mendirikan perusahaan anyar ini, Gudang Garam menggelontorkan modal sebesar Rp74,99 miliar. Dengan setoran modal sebesar ini, perusahaan rokok asal Kediri, Jawa Timur mengantongi 99,99% saham Surya Air.

Pada tahun ini PT Gudang Garam Tbk menyiapkan dana sebesar US$ 100 juta untuk menambah fasilitas-fasilitas dan mesin-mesin baru, “Dana capex itu untuk menambahkan kapasitas industri seperti mesin-mesin, kantor dan gudang yang berbentuk ruko,”kata Heru. (bani)

BERITA TERKAIT

Harga Tiket Pesawat Mahal Bikin Pariwisata Bangka Belitung Meredup

Harga Tiket Pesawat Mahal Bikin Pariwisata Bangka Belitung Meredup NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini mengunjungi…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…

Danai Infrastruktur Jangka Panjang - OJK Dorong Pemda Manfaatkan Pasar Modal

NERACA Jakarta – Perkenalkan instrumen pasar modal yang dinilai layak untuk mendanai infrastruktur, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pemerintah daerah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…