Kucuran KUR BTN Depok Capai Rp19 Miliar

Selasa, 25/09/2012

NERACA

Depok-- Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Depok mengklaim menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 200-300 usaha kecil. Total pinjaman tersebut mencapai angka Rp19 miliar. "Kami menargetkan memberi pinjaman kepada pengusaha kecil potensial sebanyak Rp24 miliar tahun ini. Bahkan, kalau bisa lebih dari target tersebut," kata Relationship Manager Commercial Lending Bank Tabungan Negara (BTN) cabang Depok, Agus Sugianto, di Depok, (24/9)

Menurut Agus, kebanyakan usaha yang mendapat bantuan KUR adalah jenis usaha sektor barang dan jasa, serta sektor riil. Untuk sektor riil seperti petani jamur merang, petani ikan, petani ayam petelur, dan lainnya.

Namun, dia mengungkapkan, mulai tahun depan BTN mengurangi porsi pemberian KUR kepada usaha jenis tersebut. BTN mulai membidik usaha yang terkait dengan properti seperti pembuatan habel, pembuatan batako, batu bata merah, material, dan toko kayu. "Usaha jenis properti lebih sesuai dengan visi BTN," terangnya

Dia menambahkan, pengajuan masyarakat untuk mendapatkan pinjaman KUR di BTN sangat tinggi. Akan tetapi, proposal mereka kerap terhalang BI Checking. Kebanyakan dari mereka pun memiliki masalah dengan bank. Selain itu, pengusaha yang meminjam dana tidak mampu membayar agunan. "Padahal, bunga KUR sangat rendah. Namun, mereka tidak bisa meminjam lantaran terganjal BI Checking," jelasnya

Agus memastikan respons masyarakat terhadap bank masih sangat rendah. Padahal, bank memberikan banyak kemudahan kepada mereka yang ingin membuka usaha dan memiliki usaha. "Jangan takut untuk datang ke bank. Bank selalu memberikan kemudahan bagi siapa pun yangg tengah merintis usaha," katanya. **cahyo