Bank DKI Incar Segmen Industri

Buka Cabang Di Jababeka

Selasa, 25/09/2012

NERACA

Jakarta –Bank DKI terus meluaskan kekuatanya hingga ke Jababeka. Alasanya pembukaan kantor itu semata-mata guna menjaring kalangan Industri. “Bank DKI melihat wilayah Jababeka di Cikarang merupakan salah satu pusat industry nasional dimana nilai ekspornya mampu bersaing dengan Batam,” kata Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono di Jakarta,24/9

Lebih jauh kata Eko, saat ini Cikarang merupakan kawasan industri yang potensial mengingat sekitar 2.125 unit pabrik yang berasal dari 29 negara berlokasi di kawasan tersebut. “Jababeka merupakan kota kawasan industri terbesar di Indonesia,” tegasnya

Saat ini luasnya mencapai 5.600 hektar, dengan hampir 4.600 hektar lahan telah terbangun. Banyak pabrik-pabrik besar (manufaktur) baik lokal maupun multinasional, yang mengoperasikan kegiatannya di kawasan industry ini. Tercatat sekitar 1.500 pabrik sudah berdiri. Pabrik-pabrik multinasional berasal dari 29 negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Perancis, Inggris, Belanda, Australia, Korea, Singapura, Taiwan, Malaysia, dan lainnya.

Potensi perekonomian tersebut merupakan kesempatan yang sangat besar bagi Bank DKI untuk turut memasarkan Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi. Selain itu banyaknya tenaga kerja yang tersedia di perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan Jababeka, membuka peluang bagi Bank DKI untuk memasarkan produk dana pihak ketiga, ataupun kredit multiguna. Pembukaan kantor di Jababeka tersebut juga memperkuat jaringan kantor Bank DKI yang ada di wilayah Cikarang sebelumnya yakni Capem Cikarang dan Kantor Kas Syariah RS Annisa Cikarang.

Selain peresmian kantor layanan di Jababeka, Cikarang, pada hari yang sama Bank DKI juga meningkatkan status kantor di Walikota Jakarta Utara dari setingkat Cabang Pembantu menjadi setingkat Cabang. Peningkatan ini dimaksudkan untuk meningkat kan kualitas pelayanan kepada captive market yakni PNS di wilayah Jakarta Utara serta memperluas jaringan pemasaran Bank DKI. **cahyo