Tips Memilih Investasi

NERACA

Memilih investasi memang gampang-gampang susah, diperlukan pengetahuan dan prospek ke depannya, dan yang harus dilihat dalam investasi yaitu risiko apakah jenis investasi yang jadi pilihan akan mengalami risiko yang cukup besar atau mendapatkan keuntungan yang besar.

Semua investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Dalam hal investasi, risiko mengacu pada kemungkinan bahwa investasi Anda kembali akan berfluktuasi dari tahun ke tahun. Itu tingkat risiko bervariasi tergantung pada jenis investasi. Umumnya, semakin tinggi risiko dari suatu investasi, semakin tinggi potensi kembali. Sebaliknya, semakin rendah risiko terjadinya investasi, semakin rendah potensi balik.

Saham dan properti dianggap investasi berisiko tinggi karena keuntungan mereka dapat berfluktuasi cukup luas dari tahun ke tahun, dan dalam beberapa tahun kembali bahkan mungkin negatif. Tingkat pertumbuhan dan diversifikasi pilihan investasi yang seimbang tahan cukup tinggi, adalah saham dan properti.

Semua investasi membawa beberapa bentuk risiko tetapi ada cara bagaimana Anda bisa mengelola risiko, seperti diversifikasi. Ini berarti menyebarkan uang Anda di kisaran investasi (disebut juga kelas aset) dan bukan meletakkan semua uang Anda dalam satu kelas aset. Karena kinerja yang buruk dalam satu kelas aset dapat diimbangi dengan lebih baik kinerja dalam kelas aset lainnya.

Sebelum memilih jenis investasi apa yang kita mau pilih sebaiknya kita pahami, besar kecilnya risiko jenis investasi tersebut, jangan sampai mengalami kekecewaan nantinya, bukan keuntungan yang kita dapat melainkan kerugian.

BERITA TERKAIT

Kementerian Investasi Tak Menjanjikan Dongkrak Investasi

      NERACA   Jakarta – Presiden Joko Widodo berencana mengubah susunan kabinet kerja untuk periode 2019-2024. Nantinya, Jokowi…

RUU Pertanahan Bertentangan dengan Keinginan Jokowi Tarik Investasi - Anggota Panja RUU Pertanahan FPG Firman Subagyo

RUU Pertanahan Bertentangan dengan Keinginan Jokowi Tarik Investasi Anggota Panja RUU Pertanahan FPG Firman Subagyo NERACA Jakarta - Rancangan Undang-undang…

Kejora Intervest Pimpin Investasi Ke DIVA

NERACA Jakarta - PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), entitas anak dari PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN), mengumumkan bahwa…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Pemerintah Permudah Bank Ekspansi di Asean

Pemerintah berupaya mempermudah kesempatan perbankan nasional untuk melakukan ekspansi di kawasan ASEAN seperti Singapura dan Malaysia dengan mendorong ratifikasi protokol…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…