Jaya Ancol Suntik Modal Anak Usaha Rp 21,123 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) telah melakukan transaksi afiliasi untuk anak perusahaannya yaitu PT Jakarta Tollroad Development senilai Rp21,123 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan yang dipublikasikan di Jakarta kemarin.

Disebutkan, transaksi berupa penambahan penyertaan modal dan peningkatan presentase kepemilikan saham Perseroan dalam PT Jakarta Tollroad Development dari semula sebesar 352 lembar saham menjadi seluruhnnya berjumlah sebesar 3.571 lembar saham.

Aksi korporasi tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa, Senin (17/9). Dijelaskan pula, transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam peraturan no. IX.E1 mengingat antara Perseroan dengan PT Jakarta Tollroad Development terdapat hubungan afiliasi.

Selain itu, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 16,70% dari Rp77,73 miliar pada semester pertama 2011 menjadi Rp64,74 miliar pada semester pertama 2012.

Pendapatan usaha perseroan naik 5,89% menjadi Rp452,56 miliar pada semester pertama 2012, YoY dari Rp427,36 miliar. Beban pokok pendapatan dan beban langsung naik menjadi Rp271 miliar, YoY dari Rp224,10 miliar.

Sementara laba kotor perseroan turun menjadi Rp181,56 miliar pada semester pertama 2012 dari periode yang sama 2011 sebesar Rp203,26 miliar. Laba bersih per saham dasar menjadi 40 YoY dari 49. Liabilitas perseroan mencapai Rp464,52 miliar pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp557,80 miliar. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp1,18 triliun pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp1,17 triliun. Kas dan setara kas perseroan menjadi Rp227,76 miliar pada semester pertama 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp400,23 miliar. (bani]

BERITA TERKAIT

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…

Sikapi Kasus Pemalsuan Deposito - BTN Yakinkan Nasabah Kondisi Kinerja Masih Solid

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyatakan perseroan dalam kondisi kinerja yang solid dengan performa perusahaan…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 6,8 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Agustus 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp6,8 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PLN Terbitkan Surat Utang Rp 5,7 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menggalang dana hingga Rp 5,7 triliun dari penerbitan surat…

Bidik Pasar Ekspor Timor Leste - Japfa Targetkan Volume Ekspor 1000 Ton

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan pasar ekspor, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melakukan ekspor perdana produk pakan ternak ke…

Pendapatan Merdeka Copper Naik 66,95%

NERACA Jakarta - Emiten pertambangan logam, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengantongi pendapatan US$191,77 juta pada semester I/2019 atau…