BP Migas Minta Dana CSR Ditingkatkan

NERACA

Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi menilai perlu peningkatan alokasi dana untuk kegiatan pengembangan masyarakat (CSR) yang dilakukan oleh kontraktor kontrak kerja sama.

Mengingat luasnya operasi industri hulu migas dan meningkatnya tekanan dari masyarakat di sekitar wilayah operasi para kontraktor, Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) akan terus melakukan penarikan dana tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) pada beberapa perusahaan migas sebagai biaya operasi (cost recovery).

Kepala BP Migas Raden Priyono mengatakan Kegiatan CSR tidak bisa ditawar lagi dan harus dilakukan setiap tahun. Ini dilakukan agar tidak ada kendala operasi dalam eksplorasi migas dan juga untuk menanggulangi kesenjangan sosial yang tinggi.

Priyono juga mengingatkan seluruh perusahaan yang beroperasi di dalam negeri mematuhi ketentuan tentang CSR maupun pengembangan lingkungan (community development) yang wajib dilaksanakan, terutama untuk masyarakat di sekitar lokasi kegiatan perusahaan migas maupun bentuk pemberdayaan bagi masyarakat luas.

Anggaran CSR ini terutama dibutuhkan untuk program-program pengentasan rakyat miskin dan peningkatan ekonomi masyakat di daerah operasi migas di seluruh Indonesia.

Dengan demikian, kegiatan CSR ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi yang ditemui di sekitar daerah operasi migas. Pengurangan kesenjangan ini pada gilirannya diharapkan dapat mengurangi gangguan-gangguan masyarakat pada kegiatan operasi. Kegiatan CSR yang bersifat filantropi atau amal sebaiknya dikurangi dan digantikan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Dalam mengawasi kegiatan CSR, BP Migas menerapkan acuan yang dikenal dengan program Bright and Green. Dalam program ini, kegiatan CSR diarahkan agar masyarakat, terutama yang berada di sekitar daerah operasi migas, dapat ikut mendapatkan manfaat langsung dari keberadaan eksploitasi migas di sekitar mereka.

Program Bright dimaknai sebagai program untuk “menerangi” kehidupan masyarakat sekitar operasi migas agar kesejahteraannya meningkat. Sementara makna Green adalah agar kegiatan CSR selalu mengacu pada perlindungan lingkungan dan kehidupan ekonomi yang berkesinambungan.

Untuk itu, BP Migas meminta pemerintah harus segara memasukkan dana CSR dalam cost recovery sehingga proyek-proyek pemerintah seperti sektor usaha hulu migas menjadi lebih terkendali.

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui, hingga kini belum memutuskan usulan BP Migas memasukkan dana CSR dalam cost recovery eksplorasi migas. Saat ini masih dibicarakan dengan sejumlah pihak.

Menurut Evita H Legowo, dana CSR dimungkinkan bisa dibebankan dalam cost recovery jika perusahaan sudah melakukan produksi di lokasi atau wilayah CSR. Sehingga pembebanan dana sosial masyarakat tersebut tidak beresiko untuk pemerintah. Namun jika perusahaan belum berproduksi, maka CSR tidak bisa masuk ke cost recovery eksplorasi migas.

BERITA TERKAIT

Sumbangkan Dana US$ 1 Juta - Google.org Bantu Persiapan Bencana di Indonesia

Menyadari Indonesia menjadi negara rawan bencana dan bencana sendiri tidak bisa diprediksi kapan datangnya, maka kesadaran masyarakat akan potensi bencana…

Gubernur Minta Kualitas Karet Sumsel Ditingkatkan

Gubernur Minta Kualitas Karet Sumsel Ditingkatkan NERACA Palembang - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru minta kepada petani dan unsur…

Data Eksplorasi Migas Indonesia Masih Lemah

  NERACA   Jakarta - Anggota legislatif Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menilai bahwa sistem data eksplorasi minyak dan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan Lele - Indah Kiat Berikan Bantuan 24 Ribu Bibit Lele Sangkuriang

Ciptakan produktivitas budidaya ikan lele yang berkualitas guna menunjang peningkatan kesejahteraan warga, unit industri Asia Pulp & Paper (APP) Sinar…

Sumbangkan Dana US$ 1 Juta - Google.org Bantu Persiapan Bencana di Indonesia

Menyadari Indonesia menjadi negara rawan bencana dan bencana sendiri tidak bisa diprediksi kapan datangnya, maka kesadaran masyarakat akan potensi bencana…

Peduli Sentani Jayapura - Gandeng PMI, Indosat Terjunkan Mobil Klinik

Musibah banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura Papua menjadi duka bagi bangsa ini. Berdasarkan data, Rabu (20/3), korban meningal dunia…