Triputra Agro Persada Siap Mencatatkan Sahamnya di Bursa

NERACA

Jakarta – Perusahaan sektor perkebunan, PT Triputra Agro Persada (TAP), berencana melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia. "Kami ada rencana untuk mencatatkan saham di Bursa Indonesia, namun waktunya mungkin tiga hingga lima tahun ke depan karena kita melihat jangka panjang, sehingga nantinya jika IPO, perseroan menginginkan 'size' yang cukup besar,"kata Chief Executive Officer (CEO) TAP, Arif Racmad di Jakarta kemarin.

TAP Group merupakan perusahaan pada bidang perkebunan kelapa sawit dan karet yang berlokasi pada 13 kabupaten di empat provinsi antara lain Jambi, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Total konsesi lahan kelapa sawit dan karet perseroan hingga saat ini tercatat 300 ribu hektar, dan dari luasan tersebut 120 ribu hektar di antaranya telah ditanami. Selain kebun, perseroan juga memiliki lima pabrik kelapa sawit penghasil minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Kalimantan dan Sumatera dengan kapasitas 255 ton per jam.

PT Triputra Agro Persada merupakan perpaduan dari Triputra Group yang dimiliki oleh TP Rachmad dan Persada Capital Group milik Benny Subianto, keduanya merupakan mantan direksi PT Astra International Tbk (ASII).

Sementara dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2011 yang diselenggarakan oleh tujuh instansi, yakni Bapepam-LK, Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance dan Ikatan Akutansi Indonesia, perseroan berhasil meraih juara ke II kategori perusahaan "private" non keuangan "non listed". "Ini merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan dan manajemen dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, sekaligus cambuk untuk terus berkarya lebih baik," terangnya. (bani)

BERITA TERKAIT

OJK Beri Sanksi Broker Yang Tidak Siap - Implementasi Transaksi T+2

NERACA Jakarta – Guna mendukung pelaksanaan penyelesaian transaksi dari T+3 menjadi T+2 pada 26 November, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus…

BEI: Kinerja 78% Emiten di Bursa Bagus - FUNDAMENTAL EKONOMI KUAT

NERACA Jakarta – Di balik fluktuasi tajam indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sentimen negatif…

Pemkot Sukabumi Berlakukan Program SIAP

Pemkot Sukabumi Berlakukan Program SIAP NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberlakukan absensi digital Sistem informasi dan Absensi Pegawai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BEI Catatkan Rekor Baru Emiten Terbanyak

NERACA Jakarta – Tahun 2018 menjadi catatan sejarah bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, sepanjang tahun ini ada 50…

Pendapatan Toba Bara Tumbuh 43,95%

Di kuartal tiga 2018, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan pendapatan sebesar US$ 304,10 juta, naik 43,95% dari periode…