Nasabah Kaya OCBC NISP Capai Rp2 M

NERACA

Jakarta-- PT Bank OCBC NISP Tbk mengklaim tabungan nasabah kaya atau nasabah di segmen wealth management rata-rata sebesar Rp2 miliar. Padahal untuk menjadi nasabah prioritas hanya butuh saldo minimum Rp500 juta. "Di Indonesia kan banyak yang kaya," kata Direktur Konsumer OCBC NISP Rudy N Hamdani usai peluncuran produk Max Prestige Heritage kerja sama Bank OCBC NISP dengan Great Eastern, di Jakarta, Rabu (19/9)

Menurut Rudy, saat ini nasabah kaya yang dikelola bank campuran ini telah mencapai sekira 15 ribu nasabah. Meski dana minimal yang ditetapkan itu sebesar Rp500 juta, sambung Rudy, mayoritas nasabah ini memiliki dana di rekeningnya sebesar Rp2 miliar.

Lebih jauh Rudy mengaku, dari segi penambahan nasabah, meski berharap nasabah hingga akhir tahun bisa mencapai 18 ribu nasabah tetapi upaya menambah nasabah lebih mendorong nasabah existing untuk top up atau menambah rekeningnya ke limit minimal. Pasalnya, Rudy melihat ada potensi sekira 4.000-5.000 nasabah yang bisa dioptimalkan.

Dikatakan Rudy, nasabah kaya ini memperoleh berbagai layanan dan fasilitas, seperti personal advisor untuk mengelola account, investasi di berbagai instrument seperti bond, ORI, reksa dana, saham, maupun fasilitas antar jemput ekslusif dengan menggunakan limousine dan manfaat dari cabang-cabang OCBC di luar negeri, dan ragam fasilitas lainnya yang disesuaikan sesuai saldo minimum nasabah.

Hingga Juni 2012, dana kelolaan nasabah ini telah mencapai sekira Rp20 triliun. Jika dibandingkan seluruh total dana pihak ketiga (DPK) di perseroan, dana kelolaan nasabah dengan minimum dana Rp500 juta ini mencapai sekira 40 persen dari total DPK perseroan. **ria

BERITA TERKAIT

Kenaikan Gaji PNS Kuras Anggaran Rp2,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April…

Bidik Penjualan Rp 5 Triliun - Produksi CPO Mahkota Group Capai 41.767 Ton

NERACA Jakarta -PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) membukukan produksi minyak sawit mentah Januari—Februari 2019 sebanyak 41.767 ton. Pada Januari 2019,…

Pajak Bidik Orang Kaya

Setiap warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi nasabah bank di luar negeri  sekarang tidak bebas lagi seperti beberapa tahun lalu.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate…

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…