ACE Limited Rampungkan Akuisisi Asuransi Jaya Proteksi

NERACA

Jakarta - Perusahaan asuransi ACE INA International Holdings Ltd (AIIH) grup dari perusahaan ACE Limited berhasil merampungkan akuisisi perusaahaan asuransi lokal PT Asuransi Jaya Proteksi (JapPro). Mulusnya akusisi ini ditandai dengan keluarnya surat persetujuan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akhir Agustus 2012.

Direktur Utama JaPro Sujaya Dinata Pangestu mengatakan, akuisisi ini merupakan kesepakatan kemitraan strategis antara JaPro sebagai perusahaan asuransi lokal dengan ACE Limited sebagai perusahaan asuransi global yang bermarkas di Switzerland. “Hasil akuisisi ini, nantinya persentase kepemilikan saham menjadi 80% ACE dan 20% masih dimiliki oleh pemegang saham JaPro sebelumnya,”katanya dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta, Selasa (18/9).

Dia menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong JaPro sepakat bermitra dengan perusahaan asuransi asing itu adalah peningkatan kapasitas bisnis dan kapasitas reasuransi. Selain itu, pihak JaPro masih memerlukan terobosan dalam bidang teknologi.

Sementara Regional President ACE Asia Pacific Damien Sullivan mengatakan, pihaknya optimis dengan kesepakatan bersama JaPro akan melengkapi bisnis ACE di Indonesia yang meliputi asuransi jiwa, properti komersial dan bisnis, kecelakaan, serta resiko bisnis.

Sebagai informasi, asuransi Jaya Proteksi merupakan salah satu dari 10 perusahaan asuransi terbaik di Indonesia dan memimpin dalam asuransi individu atau perseorangan (personal line). Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2011, total pendapatan premi bruto JaPro sebesar Rp 1,19 triliun, tumbuh sebesar 34% dibandingkan tahun 2010.

Saat ini, asuransi JaPro melayani produk asuransi properti, motor, kecelakaan dan kesehatan serta jaminan asuransi komersial yang meliputi angkutan laut (marine cargo) dan asuransi tanggung gugat dengan jaringan dan sistem distribusi yang luas di seluruh Indonesia.

Perseroan juga memiliki jaringan kantor cabang dan pemasaran, kemitraan dengan bank dan perusahaan multifinance serta hubungan dengan broker dan agen. Layanan produk asuransi semacam inilah yang menurut Manajemen ACE Limited telah sesuai dan cocok dengan produk asuransi yang dimiliki pihaknya. Maka dengan demikian, akuisisi ini memungkinkan ACE melakukan diversifikasi bisnis di Indonesia. (bani)

BERITA TERKAIT

Akuisisi Bank Permata Sejalan Aturan "Single Presence Policy"

NERACA Jakarta – Tren maraknya perbankan merger ataupun diakuisisi perbankan asing, tentunya memberikan gambaran ketatnya persaingan industri perbankan dalam negeri.…

Bank Mandiri Akuisisi Bank Permata Masuk Tahap Negoisasi

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk mengaku akan segera memulai negosiasi harga untuk mengakuisisi salah…

Laba Bersih Jaya Trishindo Tumbuh 60,99%

Di tahun 2018, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI)  berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,99% atau menjadi Rp14,575 miliar, dibanding…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…