Premi MNC Insurance Capai Rp34,833 M

NERACA

Jakarta-- PT MNC Asuransi Indonesia (MNC Insurance) mengklaim berhasil meraup pendapatan premi mencapai sebesar Rp34,833 miliar selama semester I-2012. Perolehan premi ini meningkat hampir 200 % dibandingkan dengan target perolehannya di periode yang sama tahun lalu. "Penyumbang premi terbesar pada semester satu berasal dari lini aviation insurance sebesar Rp16,839 miliar disusul oleh asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp11,534 miliar," kata r Direktur Utama Asuransi MNC, Victor Sandjaja diJakarta, Selasa (18/9)

Menurut Victor, adapun soal kontribusi asuransi kendaraan bermotor juga mengalami kenaikan sekitar 39,5 % dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun lalu. "Sekitar 55,5 % pendapatan premi didapat dari direct atau affinity business (grup) sedangkan bisnis keagenan 20 %," paparnya

Mengenai jumlah aset MNC Insurance, sambung Victor lagi, naik 56 % menjadi Rp92,56 miliar dari sebelumnya Rp59,096 miliar dengan kenaikan modal yang juga turut naik sebesar 38,3 % ke Rp52,11 miliar. "Laba MNC juga naik 199 % ke Rp2,846 miliar," ujarnya

Sementara itu, Direktur Marketing dan Sales MNC Insurance Banua Sianturi memaparkan bahwa saat ini, setelah dua bulan di launching oleh induk usahanya PT Bhakti Capital Tbk, komposisi pendapatan preminya masih didominasi oleh grup (direct business) sebesar 55 persen dan sisanya asuransi ritel. "Kita ingin retail jadi 70:30," ujarnya

Sampai Juni lalu, Banua memaparkan, premi kotornya mencapai Rp34,83 miliar dengan premi terbesar kedua di ritel khususnya kendaraan bermotor Rp11,53 miliar. "Saat ini, 60% asuransi retail di kendaraan bermotor khususnya mobil. Porsi kedua di sektor properti dan perhubungan," jelasnya

Mimpinya berkecimpung di retail, ujar Banua, adalah menjadi asuransi nomor satu dalam lima tahun ke depan. "Kita akan kembangkan sistem keagenan, targetnya pertumbuhaannya 40 persen per tahun," jelas dia.

Karena itu, Banua menyebut, saat ini pihaknya yang sudah mempunyai 200 agen pun akan terus menambah produktifitas. "Targetnya satu minggu satu polis," pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Bidik Penjualan Rp 5 Triliun - Produksi CPO Mahkota Group Capai 41.767 Ton

NERACA Jakarta -PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) membukukan produksi minyak sawit mentah Januari—Februari 2019 sebanyak 41.767 ton. Pada Januari 2019,…

Pemesanan Capai 1.000, Inden Wuling Almaz Diklaim Hanya Sebulan

Sejak meluncur di Indonesia pada 27 Februari 2019, Wuling Motors sudah mengantongi lebih dari 1.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk…

Konversi Saham Lunasi Utang - MNC Investama Agendakan Rights Issue

NERACA Jakarta – Cari pendanaan strategis guna mendukung ekspansi bisnis, PT MNC Investama Tbk (BHIT) berencana menambah modal dengan melakukan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate…

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…