Kospin NTB Kucurkan Pinjaman Rp1,78 T

NERACA

Mataram—Pemprov NTB mencatat total pinjaman yang disalurkan seluruh koperasi simpan pinjam (KSP) di daerah itu hingga Maret 2012 mencapai Rp1,78 triliun. "Peningkatan jumlah pinjaman tersebut disebabkan bertambahnya jumlah KSP, yakni dari 2.250 unit pada 2011 menjadi 2.424 unit hingga akhir Maret 2012, atau meningkat 7,73 %," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB H M Rusdi, di Mataram, Senin,

Rusdi menambahkan total pinjaman atau volume usaha KSP di NTB meningkat 97,60 % dibandingkan realisasi kucuran pinjaman hingga akhir 2011 senilai Rp905,5 miliar.

Dikatakan Rusdi, sebanyak 2.424 KSP tersebut adalah bagian dari 3.641 koperasi yang sudah terbentuk di NTB hingga akhir Juni 2012. Koperasi lainnya adalah koperasi pondok pesantren dan koperasi wanita.

Jumlah anggota KSP di seluruh NTB mencapai 519.020 orang. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah anggota yang terdata hingga akhir 2011 sebanyak 412.074 orang.

Peningkatan jumlah KSP juga diikuti dengan jumlah aset, yakni mencapai Rp2,36 triliun hingga akhir Maret 2012, meningkat 235,98 % dibandingkan akhir 2011 senilai Rp699,3 miliar. Aset tersebut terdiri atas modal sendiri senilai Rp1,23 triliun dan modal luar senilai Rp1 triliun lebih. "Sisa hasil usaha (SHU) KSP di NTB juga menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, yakni mencapai Rp155 miliar hingga 31 Maret 2012. Meningkat 340,91 % dibandingkan pada akhir 2011 senilai Rp35,273 miliar," ujarnya.

Rusdi mengatakan, KSP di NTB sebagian juga sudah mengelola usahanya secara syariah, seperti koperasi pondok pesantren (kopontren) yang tersebar di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Jumlah pondok pesantren di NTB yang terdata di Dinas Koperasi dan UMKM NTB sebanyak 611 unit, namun baru 208 yang sudah membentuk koperasi pondok pesantren. "Dari jumlah KSP di NTB itu ada yang sudah tergolong koperasi berkualitas, termasuk koperasi yang menerapkan pola syariah dalam mengembangkan usahanya," pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Danai Untuk Modal Kerja - Asiaplast Beri Pinjaman TBE Rp 1,3 Miliar

NERACA Jakarta - Emiten produsen plastik, PT Asiaplast Industries Tbk (APLI) memberikan pinjaman kepada PT Tiga Berlian Electric (TBE) untuk…

PRAKTIK ILEGAL PINJAMAN ONLINE RUGIKAN NASABAH - Polisi Tangkap 4 Debt Collector Vloan

Jakarta-Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bongkar kasus praktik penagihan yang tidak lazim dilakukan oleh sebuah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

SMF Berencana Terbitkan Surat Utang Rp9 Triliun

  NERACA   Jakarta - BUMN pembiayaan sekunder perumahan PT. Sarana Multigriya Finansial Persero (SMF) berencana menerbitkan surat utang dengan…

Tingkatkan Investasi, Bank Mandiri akan Pertemukan Investor

    NERACA   Jakarta - Bank Mandiri bersama Mandiri Sekuritas dan Jefferies akan menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2019,…

Bank NTB Syariah Gandeng Telkomsel

  NERACA   Mataram - Perseroan Terbatas Bank NTB Syariah memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi PT Telekomukasi Seluler (Telkomsel) untuk memperkuat…