Anak Usaha PTBA Pasok Listrik PLN di Sumsel

Selasa, 18/09/2012

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menandatangani Power Purchase Agreement (SPA) dengan PLN untuk jual-beli listrik di PLTU 2x620 MW di mulut tambang Banko Tengah, Muara Enim Sumatera Selatan.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (17/9). Disebutkan, kesepakatan jual-beli tersebut dilakukan salah satu anak usaha perseroan, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) pada hari ini. Dalam PPA tersebut, PT HBAP akan memasok tenaga listrik ke PLN sebesar 2x620 MW untuk 25 tahun ke depan. Tenaga listrik yang dihasilkan ini oleh PLN akan disalurkan ke jaringan interkoneksi Sumatera-Jawa Madura Bali melalui saluran 500 KV.

PT HBAP merupakan usaha patungan perseroan dengan China Huadian Hong Kong Limited yang telah mendapatkan Letter of Intens (LoI) dari PLN pada 8 Desember 2011. Hal ini untuk membangun PLTU 2x620 MW di Sumsel dalam program IPP (Independent Power Producer). Perseroan memiliki saham hingga 45 persen di PT HBAP sedangkan China Huadian sebesar 55 persen.

Proyek ini menggunakan skema bisnis BOOT atau Built, Own, Operate and Transfer terhitung 25 tahun sejak memasuki masa beroperasi komersial. Untuk progres saat ini, PTBA optimis PLTU Sumsel 8 akan selesai akhir 2016. PTLU ini akan mulai beroperasi komersial pada awal 2017 dengan perkiraan tahun 2013 EPC atau pembangunan konstruksinya sudah dimulai dilakukan perseroan.

PT HBAP mendapat suplai baru bara sebesar 5,4-6 juta ton per tahun dalam waktu 25 tahun dengan PTBA. Perseroan pun sudah mengalokasikan cadangan batu bara sebanyak 150 juta ton untuk kalori 4.200 kcal/kg GAR dari lokasi tambang PTBA di Banko Tengah Tanjung Enim. (bani)