Peringkat A- Untuk Obligasi Bank Lampung Rp 500 Miliar

Rencana PT Bank Lampung menerbitkan obligasi III-2012 sebesar Rp 500 miliar mendapatkan peringkat A- dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam prospektusnya di Jakarta kemarin.

Kata analis Pefindo R. Sjofjan, prospek untuk rencana emisi obligasi tersebut stabil. Pasalnya, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dan terbukti dari pemegang saham, kualitas aset yang baik, dan indikator permodalan perusahaan juga baik.

Selain itu, Pefindo juga menegaskan kembali peringkat “idA-” bagi PT Bank Lampung dan obligasi perusahaan II 2007 sebesar Rp300 miliar. Saat ini perseroan memiliki 6 kantor cabang, 11 kantor cabang pembantu, dan 14 kantor kas. Pada 30 Maret 2012, 43,02% saham BLAM dimiliki oleh pemerintah daerah pertama Lampung, 55,21% oleh pemerintah daerah kota Lampung, dan 1,77% oleh koperasi. (bani)

BERITA TERKAIT

INSA Dukung Implementasi Kebijakan B20 untuk Kapal Laut

NERACA Jakarta - Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA) Johnson W. Sutjipto mendukung penuh pemerintah yang mewaijbkan semua…

Sistem QR Code Bank Mandiri akan Diluncurkan Awal 2019

    NERACA   Jakarta - Presiden Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, Mandiri Pay sebagai sistem…

Sinarmas MSIG dan Bank Jatim Syariah Luncurkan Bancassurance

  NERACA   Surabaya - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…

Strategi Hilirisasi - Pabrik Feronikel Antam Rampung Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Komitmen PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjalankan strategi hilirisasi terus dilakukan dengan pembangunan pabrik Feronikel Haltim dengan…