Melihat Risiko Investasi Reksa Dana

Sabtu, 22/09/2012

NERACA

Setiap jenis investasi memiliki risiko di samping return yang dihasilkan. Reksa dana adalah salah satu instrumen investasi yang diciptakan untuk mempermudah dalam pengelolaan dana terutama bagi investor pemula.

keuntungan berinvestasi di reksa dana dapat dikelompokkan menjadi tiga macam, diversifikasi investasi memperkecil risiko besarnya dana yang dikelola memungkinkan reksa dana untuk mendiversifikasikan investasinya ke berbagai jenis efek (saham, obligasi, pasar uang) sehingga dapat memperkecil risiko.

Kenyamanan berinvestasi, setiap reksa dana didukung oleh manajer investasi yang memiliki kemampuan menganalisa efek dan memiliki akses informasi pasar melalui banyak sumber sehingga mampu mengambil keputusan yang lebih akurat untuk kepentingan investasi pemodalnya.

Terjangkau, reksa dana memberi kesempatan kepada investor kecil untuk ikut andil berinvestasi di pasar modal. Dengan modal awal yang relatif kecil umumnya Rp. 100.000 di Indonesia, orang sudah dapat membuka rekening investasi di reksa dana.

Risiko berkurangnya nilai investasi, modal awal pemodal bisa berkurang karena investasi di reksa dana tidak digaransi pasti memberikan keuntungan. Naik turunnya nilai investasi tergantung isi portofolio reksa dana, bila saham atau obligasi dalam portofolio rata-rata naik maka nilai investasi reksa dana juga naik atau pemodal menikmati keuntungan. Namun sebaliknya bila saham atau obligasi dalam portofolio turun harganya maka pemodal mengalami kerugian potensial.