Ekspansi Kredit, BPD Lampung Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (BPD Lampung) berencana mengeluarkan obligasi sebesar Rp500 miliar berjangka waktu lima tahun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam prospektusnya di Jakarta,Kamis (13/9).

Disebutkan, obligasi ini mendapat peringkat idA- (single A minus) dari Pefindo dan A dari Fitch Ratings. Perseroan berencana membayarkan bunga obligasi setiap tiga bulan. Untuk aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Bahana Securities sebagai penjamin pelaksana efek dan wali amanat PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Dana yang didapat dari obligasi ini seluruhnya akan digunakan untuk ekspansi kredit. Sebagai informasi, sampai Maret lalu, laba bersih BPD Lampung mencapai Rp 32,468 juta atau turun 1,56% dari posisinya tahun lalu. Jumlah aset perseroan mencapai Rp 4,907 triliun.

Beban operasional sebesar 29,376 juta dan pendapatan operasional Rp2,684 miliar. Sampai Maret lalu, BPD Lampung menyalurkan kredit Rp2,026 miliar atau naik 3,58% dibanding Maret tahun lalu. (bani)

BERITA TERKAIT

Lunasi Utang Jatuh Tempo - Aneka Gas Industri Terbitkan Obligasi

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) bakal melakukan refinancing dengan menerbitkan surat utang atau…

Pefindo Beri Rating AAA Obligasi Indosat

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA terhadap Obligasi Berkelanjutan II Tahap III/2019 seri A PT Indosat Tbk (ISAT)…

Penyelundupan Benih Lobster Rp19 Miliar Lebih Digagalkan

NERACA Jakarta – Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BBKIPM) Jakarta I bekerja sama dengan Aviation…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kedawung Bukukan Laba Rp 76,76 Miliar

PT Kedawung Setia Industri Tbk (KDSI) pada akhir  Desember  2018 mencatatkan laba bersih Rp76,76 miliar  atau naik 11,32% dibanding periode yang sama…

Penjualan Wahana Pronatural Naik 33,11%

Sepanjang tahun 2018, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) mencatatkan penjualan sebesar Rp308,57 miliar pada 2018. Perolehan tersebut meningkat 33,11% dibandingkan dengan…

Kali Kedua Saham Onix Capital Disuspensi BEI

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan perdagangan saham PT Onix Capital Tbk (OCAP) akibat lonjakan harga. Ini adalah…