Bunga Kredit Bank Mulai Turun

NERACA

Jakarta-- Bank Indonesia (BI) mengungkapkan hingga Juni 2012 tercatat suku bunga kredit di perbankan sudah mulai mengalami penurunan. Namun sayangnya penurunan ini tak diikuti dengan suku bunga deposito. "Rata-rata suku bunga kredit pada Juni 2012 masih menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar enam basis poin menjadi 12,38 %," hal ini terungkap dalam Tinjauan Kebijakan Moneter Agustus, Kamis (13/9)

Dalam kajian BI, adapun penurunan suku bunga kredit, terutama terjadi pada jenis suku bunga kredit konsumsi dan kredit investasi yang turun 13 dan lima bps dari bulan sebelumnya menjadi 13,9 % dan 11,46 %. "Sementara itu, suku bunga kredit modal kerja bergerak relatif stabil dari bulan sebelumnya, yakni hanya meningkat satu bps menjadi 11,79 %," ungkapnya

Penurunan suku bunga kredit, jelas BI, juga terjadi di suku bunga dasar kredit (SBDK) yang masih terus mengalami penurunan. "SBDK pada Juni 2012 untuk korporasi dan ritel masing-masing sebesar 9,81 % dan 11,08 %, lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 9,83 % dan 11,14 %. Sementara SBDK untuk jenis KPR dan non KPR masing-masing tercatat sebesar 10,5 % dan 10,99 %," jelasnya

Sementara penurunan suku bunga deposito terbesar justru tercatat pada kelompok BPD. "Kelompok BPD menurunkan suku bunga depositonya sebesar sembilan bps. Sedangkan kelompok bank asing dan campuran menaikkan suku bunga depositonya sebesar 12 bps dan kelompok bank swasta menaikkan suku bunga depositonya sebesar 6 bps," pungkasnya. **ria

BERITA TERKAIT

Bank Panin Tambah Porsi Saham Jadi 42,54% - Rights Issue Panin Dubai Syariah

NERACA Jakarta - Jelang rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue, PT Bank Panin…

BEI Bilang Delisting Butuh Proses Panjang - Sikapi Kasus Bank of India

NERACA Jakarta- PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD) tengah meminta PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghapus sahamnya (delisting)…

LABA BERSIH BANK BJB TUMBUH

Komisaris Utama Bank BJB Klemi Subiyantoro (ketiga kiri) berbincang dengan Direktur Utama Ahmad Irfan (kedua kiri), Direktur Komersial merangkap Direktur…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…