Muluskan Penerbitan Obligasi, Eximbank Seleksi Tujuh Underwriter

NERACA

Jakarta - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank tengah melakukan seleksi tujuh perusahaan efek yang akan menjadi tiga joint lead underwriter (penjamin emisi) untuk penawaran umum berkelanjutan (PUB) tahap kedua senilai Rp 2 triliun.

Direktur Pelaksana Indonesia Eximbank Basuki Setyadjid mengatakan, penunjukan penjamin pelaksana emisi akan dilaksanakan di awal minggu depan, “Adapun tujuh calon underwriter yang tengah diseleksi adalah PT Danareksa Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Securities Tbk (TRIM), PT CIMB Securities Indonesia, PT Indopremier Securities, PT Standard Chartered Securities Indonesia dan PT HSBC Securities Indonesia,”katanya di Jakarta, Kamis (13/9).

Dia menambahkan, dari ketujuh perusahaan efek tersebut akan di pilih menjadi tiga underwriter untuk menangani obligasi berkelanjutan tahap II yang rencananya akan di terbitkan bulan depan. Nantinya, obligasi berkelanjutan tahap II akan diterbitkan sebanyak tiga seri, dengan rincian tenor satu tahun, tiga tahun dan lima tahun.

Lanjutnya, obligasi senilai Rp2 triliun tersebut merupakan dari PUB bernilai total Rp10,5 triliun hingga 2013. Pada tahap pertama, Indonesia Eximbank telah melakukan emisi senilai Rp3,25 triliun, lebih tinggi Rp750 miliar dari rencana awal Rp 2,5 triliun.“Kami berencana untuk menerbitkan secara berkelanjutan sesuai dengan target keseluruhan,” jelas Basuki.

Selain PUB, lanjutnya, perseroan juga berencana untuk menerbitkan surat utang global berkelanjutan (global bond) senilai US$ 500 juta di awal kuartal kedua 2013. Aksi korporasi tersebut sebagai bagian dari global bonds berkelanjutan dengan nilai total US$ 1,5 miliar, dimana perseroan telah menerbitkan global bond tahap pertama senilai US$ 500 juta di April 2012 kemarin,”Tenor penerbitan global bonds tahap kedua adalah lima tahun dan dana hasil penerbitan global bonds akan digunakan untuk ekspansi bisnis kami di bidang pembiayaan. Underwriter-nya belum ditunjuk,”ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Diamon Patok Harga IPO Rp 915 Persaham

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Diamond Food Indonesia Tbk akan menggelar penawaran umum perdana atau…

Diburu Banyak Nasabah - Hanson Gagal Bayar Balikkan Pinjaman Individu

NERACA Jakarta- Pasca ditahan dan ditetapkannya komisaris utama PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro sebagai tersangka kasus korupsi PT…

Marak Saham Gorengan - DPR Kritisi dan Evaluasi Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar premi PT Asuransi Jiwasraya hingga menuai kerugian besar lantaran terjebak investasi saham lapis tiga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pabrik Karawang Beroperasi - Softex Bidik Bisnis Tumbuh Double Digit

NERACA Bandung –Mengulang kesuksesan pertumbuhan bisnis di tahun 2019 kemarin, perusahaan prdousen saniter PT Softex Indonesia mematok pertumbuhan bisnis tahun…

Tambah Portofolio Aset - SDI Akuisisi Gedung Milik SCB Rp 20 Miliar

NERACA Jakarta -  Dukung pengembangan bisnisnya, PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) mengakuisisi gedung milik PT Surya Cipta Banten (SCB) senilai…

Marak Terbitkan Obligasi - Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 40,7 Triliun

NERACA Jakarta –Pasar obligasi dalam negeri di tahun 2020 masih berpiotensi tumbuh, meskipun dihantui sentimen negatif pasar global. Berkah inilah…