Genjot Kredit UKM, PNM Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp500 miliar dengan jangka waktu lima tahun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam prospektus yang diterbitkan Kamis (13/9).

Disebutkan, obligasi yang diterbitkan perseroan mendapatkan peringkat dari PT Pefindo idA (single A). Bunga obligasi yang akan dibayarkan setiap tiga bulan sekali ini, dijamin oleh penjamin pelaksana emisi Bahana Securities dan wali amanat PT BRI, Tbk.

Nantinya sekitar 20% dana yang diperoleh dari obligasi akan digunakan untuk refinancing dari PT Bank Mega, Bank Agroniaga, Bank BII dan Bank Mutiara. Sedangkan 80% digunakan untuk modal kerja yang akan disalurkan melalui usaha mikro dan kecil atau Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).

Sebagai informasi, Juni ini pendapatan PNM mencapai Rp420 miliar dengan laba bersih sebesar Rp17,99 miliar. Sementara pembiayaan mikro lewat ULaMM telah disalurkan sebesar Rp2,5 triliun. Oleh karena itu, di semester kedua mendatang, pihaknya akan berkonsentrasi pada penetrasi pembiayaan ULaMM khususnya di luar Jawa.

Direktur Utama PNM Parman Nataatmadja pernah bilang, pembiayaaan mikro lewat Unit Layanan Modal Mikro masih menjadi andalan perseroan. Adapun target pembiayaan ULaMM sampai akhir tahun sebesar Rp3,11 triliun. Hingga akhir tahun, PNM menargetkan pendapatan mencapai Rp893 miliar dengan laba bersih mencapai Rp26,97 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Menteri BUMN Harapkan Ibu Ibu Mekaar PNM Menabung

Menteri BUMN Harapkan Ibu Ibu Mekaar PNM Menabung NERACA Padang - Menteri BUMN Rini M Soemarno menyerahkan secara simbolis buku…

Indonesia Defisit 2.500 Tenaga Pialang - Bursa Berjangka Belum Optimal

NERACA Palembang – Mendorong Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri dalam acuan harga komoditas dunia dan mensejahterakan para petani, merupakan…

BI : Kredit Baru Masih Melambat

NERACA Jakarta - Bank Indonesia melalui survei perbankan melihat pertumbuhan kredit baru perbankan pada triwulan III 2017 masih melambat, terutama…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pendapatan BTEL Susut Jadi Rp 1,51 Miliar

Bisnis telekomunikasi milik PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) terus menyusut. Tengok saja, hingga periode 30 Juni 2017 meraih pendapatan sebesar…

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

Hotel dan Residensial Beri Kontribusi - Penjualan PP Properti Proyeksikan Tumbuh 60%

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal dua bulan lagi, PT PP Properti Tbk (PPRO) terus bergerilya untuk memenuhi…