Nilai Tukar Rupiah Masih Wajar

NERACA

Jakarta--Posisi nilai tukar rupiah saat ini yang mendekati Rp9.600 per dolar AS maih wajar dan diharapkan dapat meningkatkan ekspor Indonesia. "Itu membantu ekspor karena harga barang Indonesia yang juga diproduksi negara lain seperti Thailand, kalau sama-sama diekspor misalnya ke Amerika maka harga barang Indonesia itu lebih murah," kata Pengamat ekonomi dari Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis.

Di sisi lain, pelemahan nilai tukar menyebabkan impor Indonesis menjadi mahal. "Kondisi itu seharusnya mendorong peningkatan ekspor dan menguransi impor, itu seharusnya bagus buat perekonomian kita," ujarnya

Namun saat itanya sampai seberapa besar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih wajar, Lana mengatakan, di level yang sekarang masih positif bagi perekonomian karena mendorong ekspor dan menekan impor. "Yang menjadi persoalan memang wajarnya itu sampai mana," paparnya

Mengenai dampaknya terhadap utang luar negeri pemerintah, Lana mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah akan menambah beban pembayaran bunga utang pemerintah. "Tadinya asumsi yang digunakan Rp9.150 per dolar AS, sekarang harus dibayar dengan kurs di atas Rp9.300 per dolar AS," jelasnya

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Kamis pagi bergerak melemah lima poin pada Kamis pagi dibanding sehari sebelumnya seiring pelaku pasar yang masih mengambil posisi "wait and see".

Sementara itu, Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova, Nilai tukar rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis pagi bergerak melemah menjadi Rp9.580 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.575 per dolar AS. "Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih relatif stabil, pergerakannya cukup terbatas seiring pelaku pasar mengambil posisi 'wait and see'," ucapnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Beragam Solusi Keuangan di GIIAS - Astra Berikan Nilai Tambah dari Sekedar Jual Mobil

Lesunya bisnis pasar otomotif dalam negeri tidak mengurangi minat masyarakat Indonesia untuk hadir di pameran tahunan GAIKINDO Indonesia International Auto…

Martina Berto Masih Merugi Rp 17,18 Miliar

Bisnis kosmetik dan kecantikan PT Martina Berto Tbk (MBTO) masih terteka di semester pertama tahun ini. Dimana tekanan ini sama…

BTN Ajak Siswa Bengkulu Perkuat Nilai Kebangsaan

Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar serangkaian kegiatan dalam rangka…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Adira Insurance Buka Kantor Representatif di Mall

    NERACA   Jakarta - Guna mewujudkan pelayanan yang menjangkau seluruh Pelanggan, Adira Insurance buka kantor representatif di Gajah…

Laba CIMB Niaga Naik 11,8%

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp1,98 triliun…

Awasi Sektor Keuangan, KPK Bentuk Tim Forensik

  NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membentuk tim akuntansi forensik untuk mengawasi aliran dana pada sektor keuangan,…