Tol Trans Jawa Butuh Rp51,41 Triliun

NERACA

Jakarta-- Pemerintah memperkirakan dana proyek jalan tol Trans Jawa sepanjang 615 kilometer (km) mencapai Rp51,41 triliun. Karena itu penyelesaian tol Trans Jawa diperkirakan pada 2014 mendatang. "Investasinya membutuhkan Rp51,41 triliun, dengan biaya tanah Rp5,09 triliun," kata Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Kementerian Perekonomian, Lucky Eko Wuryanto di Jakarta,12/9

Lebih jauh kata Lucky, pemerintah merencanakan ada sembilan ruas yang akan dikembangkan, meliputi Cikampek-Palimanan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Kertosono-Mojokerto, dan Mojokerto-Surabaya.

Ruas tol Cikampek-Palimanan, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Lintas Marga Sedaya diperkirakan sepanjang 116 km dengan enam seksi. Ruas tol ini membutuhkan investasi Rp12,6 triliun, dengan biaya tanahnya mencapai Rp550 miliar. Pada 2014 diharapkan sudah selesai dengan konsesi 35 tahun dan "progress" tanah 94,49 %.

Ruas tol Pejagan-Pemalang, BUJT PT Pejagan-Pemalang sepanjang 58 km dengan empat seksi. Investasi yang dibutuhkan sekitar Rp5,52 triliun, biaya tanah sekitar Rp254 miliar. Untuk konsesi 45 tahun, dan saat ini "progress" tanah 29,05 %.

Ruas tol Pemalang-Batang, BUJT PT Pemalang Batang Toll Road sepanjang 39 km dengan dua seksi. Biaya investasi diproyeksikan Rp4,08 triliun, biaya tanah Rp180 miliar. Saat ini, "progress" penyelesaian tanah baru mencapai 1,82 %, sementara konsesi selama 45 tahun.

Ruas tol Batang-Semarang, BUJT PT Marga Setia Puritama sepanjang 75 km dengan lima seksi. Investasi diperkirakan mencapai Rp7,21 triliun, biaya tanah Rp565 miliar. Adapun "progress" pembebasan lahan 3,34 %, konsesi 45 tahun.

Ruas tol Semarang-Solo, BUJT PT Trans Marga Jateng sepanjang 73 km dengan lima seksi. Ruas tol ini diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp6,21 triliun, biaya tanah Rp927 miliar. Progres pembebasan lahan sudah mencapai 28,06 % dengan konstruksinya 17,02 %, dan konsesi selama 45 tahun.

Ruas tol Solo-Ngawi, BUJT PT Solo Ngawi Jawa sepanjang 90 km, dengan empat seksi. Pembebasan lahan sudah mencapai 67,02 %. Jalan tol ini diperkirakan menelan dana Rp5,14 triliun, biaya tanah Rp995 miliar. Konsesi selama 35 tahun.

Ruas tol Ngawi-Kertosono, BUJT PT Ngawi Kertosono Jaya sepanjang 87 km, dengan empat konsesi. Saat ini, penyelesaian tanah sudah 31,58 %. Dana yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tol ini diperkirakan Rp3,38 triliun, biaya tanah Rp864 miliar. Masa konsesi selama 35 tahun.

Ruas tol Kertosono-Mojokerto, BUJT PT Marga Harjaya Infrastruktur sepanjang 41 km, dengan empat seksi. Investasi yang dibutuhkan Rp3,48 triliun, dengan biaya tanah Rp297 miliar. Saat ini, pembebasan lahan telah mencapai 73,11 %, sedangkan konstruksi 27,37 %. Masa konsesi diperkirakan selama 35 tahun.

Ruas tol Mojokerto-Surabaya, BUJT PT Marga Nujyasumo Agung sepanjang 36 km, dengan lima seksi. Progres pembebasan lahan 49 %, konstruksi 18,20 %. Biaya yang dibutuhkan Rp3,4 triliun dengan biaya tanah Rp461 miliar. Masa Konsesi 42 tahun. **cahyo

BERITA TERKAIT

Nusa Raya Incar Kontrak Baru Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) perusahaan jasa konstruksi swasta di Indonesia menargetkan kontrak baru…

Waskita Targetkan Kontrak Baru Rp 55 Triliun

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan total kontrak baru sekitar Rp55 triliun,”Total kontrak baru…

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Diminta Stabilkan Harga Sawit

  NERACA   Kampar - Masyarkat Riau mayoritas berprofesi sebagai petani sawit yang nasibnya bergantung pada harga jual buah sawit.…

Tekankan Peningkatan Kesejahteraan Pasca Inhil Jadi Kluster Kelapa di Indonesia

  NERACA   Indragiri Hilir - Dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan turunan kelapa yang ada di Kabupaten Inhil, Bupati HM…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…