Bhuwanatala Tawarkan Rights Issue Rp 100 Per Saham

PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) menerbitkan 263.821.825 lembar saham dalam rangka penambahan modal tanpa HMETD dan obligasi konversi. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/9).

Direktur PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk, Arianto Syarief mengatakan, perseroan menerbitkan sebanyak 163.821.825 lembar dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham. “Penerbitan saham tersebut dalam rangka penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) yang dilaksanakan oleh Terra Capital Partners Limited,”katanya.

Selain itu, perseroan menerbitkan sebanyak 100 juta saham seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham. Saham itu berasal dari penerbitan saham hasil pelaksanaan obligasi konversi atas nama Kimbell Holdings Ltd.

Total penerbitan saham tersebut senilai Rp26,38 miliar. Dengan penerbitan saham tersebut, Kimbell Holdings Ltd dan Terra Capital Partners Limited menjadi pemegang saham baru perseroan.

Sebagai informasi, saat ini pemegang saham perseroan antara lain PT Inti Dana Wijaya sebesar 5,38%. Safire Capital Pte Ltd sebesar 36,53%, PT Victoria Sekuritas sebesar 10,84%, Heru Tjahjo Pramono sebesar 0,03%, dan masyarakat sebesar 47,25%. (bani)

BERITA TERKAIT

Bintraco Dharma Stock Split Saham 1:10

Jakarta - Tingkatkan likuiditas harga saham di pasar, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) akan melakukan stock split …

LPPF Agendakan Buyback Saham Tambahan

Menjaga pertumbuhan kinerja harga saham, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) berencana melakukan tambahan buy back atau pembelian kembali atas…

Saham IPO Wahana Interfood Oversubscribed

NERACA Jakarta - Debut perdana di pasar modal, saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) dibuka naik 69,7% ke level…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…