BRI Keluarkan Produk Tabungan Investasi

NERACA

Jakarta--Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengeluarkan produk tabungan investasi "Britama Rencana" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk menabung sambil berivestasi. "Produk ini merupakan simpanan masyarakat dalam mata uang Rupiah dengan setoran tetap setiap bulan dan jangka waktu yang telah disepakati pada saat pembukaan rekening," kata Sekretaris BRI Muhamad Ali dalam peluncuran Tabungan Britama Rencana di Jakarta, Rabu.

Menurut Ali, beberapa keuntungan yang dapat diperoleh para nasabah dari produk Britama Rencana itu. "Beberapa keunggulan produk ini antara lain, mewujudkan kepastian rencana, manfaat asuransi jiwa, premi yang kompetitif, dan suku bunga yang relatif tinggi," ujarnya

Selain itu, pembukaan dan pengajuan klaim dapat dilakukan di unit kerja BRI di seluruh Indonesia dan jangka waktu tabungannya fleksibel sampai 20 tahun. Untuk nilai pertanggungan asuransi, lanjutnya bagi nasabah yang meninggal biasa atau karena sakit mendapat sebesar 100 kali setoran tetap per bulan, sedangkan bagi yang meninggal karena kecelakaan akan memperoleh 200 kali setoran tetap per bulan.

Kepala Divisi Dana Jasa BRI Widodo Januarso mengatakan, produk tabungan Britama Rencana merupakan tabungan investasi yang mencakup berbagai macam perencanaan, seperti dana liburan, pendidikan, perjalanan ibadah, pernikahan, dan dana pensiun. "Keunggulannya tiga M, yaitu memudahkan, memastikan, dan menguntungkan. Memudahkan karena 'simple' dan fleksibel untuk nasabah. Besaran tabungan mereka yang menentukan. Umur nasabah dari 17 sampai 64 tahun," tuturnya.

Adapun minimal setoran tetap per bulan yang ditentukan BRI untuk program Britama Rencana itu adalah sebesar Rp100 ribu dengan kelipatan Rp50 ribu, dan maksimal setoran tetap sebesar lima juta rupiah.

Selain itu, nasabah dapat membuka lebih dari satu rekening dengan maksimal setoran lima juta rupiah. "Produk ini berfokus pada manfaat bagi nasabah. Asuransinya itu seperti celengan 7,5 % dari yang nasabah tabung untuk bayar premi. Bunganya lebih tinggi dari tabungan biasa, tapi satu poin di bawah bunga deposito, yaitu sekitar 3,25 %," pungkasnya. **rin

BERITA TERKAIT

BRI Syariah Terima Pelunasan Biaya Haji dari 9.642 Jamaah

    NERACA   Jakarta - Sebanyak 9.642 calon jamaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di BRI…

Bidik Pasar Milenial - Erha Luncurkan E-commerce Produk Kesehatan Kulit

Boomingnya industri e-commerce di dalam negeri, dimanfaatkan Erha sebagai klinik kesehatan kulit untuk mendongkrak penjualan. Apalagi, saat ini belum banyak…

PRODUK UKM TERKENDALA MODAL DAN PEMASARAN

Perajin menyelesaikan proses pengecatan guci hias berbahan baku semen di salah satu tempat produk kerajinan usaha kecil menengah (UKM) Desa…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9%

      NERACA   Jakarta – Sepanjang 2018, Bank DKI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 27,95 dari semula sebesar Rp27,1…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate…

Bunga The Fed Diyakini Hanya Naik Sekali

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank…