AKR Corporindo Raih Pinjaman US$ 20 Juta Dari Mandiri

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mendapatkan corporate guarantee (penanggungan utang dan komitmen penyediaan cash defisit) atas fasilitas pinjaman senilai US$ 20 juta dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) cabang Hong Kong.

Kata Direktur AKR Corporindo Jimmy Tandyo, fasilitas kredit itu diberikan kepada anak usaha AKRA, AKR (Guigang) Transhippment Port Co Ltd yang berkedudukan di China (AGTP), “Tujuan fasilitas kredit tersebut adalah untuk pembiayaan proyek (AGTP)," katanya dalam siaran persnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/9).

AGTP adalah anak usaha perseroan, di mana perseroan memiliki 78% saham dalam AGTP. Alhasil, transaksi tersebut menjadi transaksi afiliasi, tapi bukan merupakan transaksi material. Sebelumnya, perseroan juga menyuntik modal kepada anak usahanya PT Usaha Era Pratama Nusantara sebesar Rp300 miliar.

Maka dengan penambahan modal tersebut, saat ini modal disetor untuk anak usaha mencapai Rp 650 miliar dari sebelumnya Rp 350 miliar. Kata Jimmy Tandyo, peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor Usaha Era tersebut sejumlah Rp300 miliar diambil bagian serta disetor penuh seluruhnya oleh perseroan, “Dana yang diperoleh Usaha Era akan digunakan untuk menunjang kegiatan usaha, juga untuk penambahan modal anak-anak usaha Usaha Era,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

GIAA Beri Pinjaman Aero Wisata Rp 13,94 Miliar

Danai pengembangan bisnis anak usaha, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengucurkan pinjaman kepada anak usahanya yakni PT Aero Wisata…

Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha Baru Dibina

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian hingga saat ini membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri. Program strategis yang…

Pemerintah Serap Rp8,98 Triliun dari Lelang SBSN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp8,98 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…