Peningkatan Jumlah Obesitas di Indonesia

NERACA

Obesitas untuk sebagian orang menjadi masalah, bukan hanya dari kesehatan, namun dari kepercayaan diri juga. Karena sebagian orang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Sedangkan, WHO menyatakan, lebih dari 1 juta orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan dan paling sedikit 300 juta dari mereka obesitas.

Obesitas merupakan penyakit penyebab kematian yang dapat dicegah, dulu obesitas ada di peringkat kedua setelah merokok. Namun, hasil studi yang diterbitkan oleh American journal of Preventive Medicine di tahun 2010 menunjukkan bahwa obesitas telah menjadi penyebab utama kematian yang dapat dicegah.

Data menunjukkan bahwa tingkat obesitas meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tingkat merokok, yang baru saja menurun karena kampanye anti-rokok selama periode 1993-2008.

Sedangkan dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2010 menunjukkan angka kelebihan berat badan dan obesitas pada penduduk dewasa di atas usia 18 tahun besarnya 21,7%, dimana 11,7% (27,7 juta jiwa) adalah obesitas.

Pada tahun 1997, hasil riset Departemen Kesehatan menunjukkan bahwa 17,5% jumlah orang dewasa di Indonesia termasuk kategori kelebihan berat badan dan 4,7% (9,8 juta jiwa) termasuk kategori obesitas. Data 2010 menunjukkan perbedaan yang signifikan dimana jumlah obesitas lebih tinggi dari jumlah orang dengan kelebihan berat badan saja.

Sedangkan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang obat-obatan, Roche telah mengembangkan Program Penurunan Berat Badan untuk membantu praktisi kesehatan profesional dalam menangani pasiennya. Program ini bertujuan untuk membantu pasien dalam menetapkan dan mencapai hasil penurunan berat badan yang realistis dengan mengatur pola makan dan perilaku dalam jangka panjang.

Program ini dibuat unik dan disesuaikan untuk setiap individu untuk membantu pasien mencapai penurunan berat badan dan mempertahankan penurunan berat badan tersebut, dengan kebiasaan makan sehat, aktivitas fisik dan farmakoterapi.

Roche menyediakan Program Penurunan Berat Badan secara gratis di berbagai negara termasuk Indonesia dengan menawarkan dukungan tambahan untuk pemakai Orlistat 120 mg. Data terakhir menunjukkan bahwa pasien yang bergabung dalam Program Penurunan Berat Badan secara signifikan dapat meningkatkan hasil penurunan berat badan dan meningkatkan kepuasan dan kepatuhan terapi.

BERITA TERKAIT

Presiden Kelima Indonesia - Negara Kuat Jika Pancasila Selalu Diajarkan

Megawati Soekarno Putri  Presiden Kelima Indonesia Negara Kuat Jika Pancasila Selalu Diajarkan Tondano - Presiden Kelima Indonesia Megawati Soekarno Putri…

ADB Dukung Bisnis Inklusif Di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) mendukung bisnis inklusif di Indonesia melalui investasi untuk sektor…

Merefleksikan Semangat Natal untuk Indonesia Damai & Bermartabat

  Oleh: Faturahman Dewantara, Pemerhati Masalah Sosial, aktif di Lembaga Kajian Ketahanan Sipil   Seolah telah menjadi tradisi bahwa setiap…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Seberapa Cepat Dehidrasi Akan Membunuh Seseorang?

Tidak ada prediktor yang dapat memastikan seberapa cepat dehidrasi akan membunuh seseorang. Kesehatan, cuaca dan tingkat aktivitas fisik individu bisa…

Kayu Manis Bantu Pembakaran Kalori

Kayu manis bisa disertakan dalam daftar senjata melawan obesitas menurut hasil studi yang dilakukan para peneliti University of Michigan di…

Mengenal Penyakit Endometriosis dan Fibroid

Zaskia Sungkar baru saja menjalani operasi endometriosis dan fibroid di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebenarnya apa itu endometriosis dan fibroid? Endometriosis…