Buka Cabang Baru, Kobexindo Investasikan Rp 17 Miliar

Perkuat Pasar di Kalsel

Rabu, 12/09/2012

NERACA

Jakarta – Dalam rangka memperkuat jaringan pemasaran dan pelayanan pelanggan di kawasan Kalimantan, emiten distributor alat berat PT Kobexindo Tracators Tbk (KOBX) membuka kantor cabang baru di Banjarbaru, Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel).

Direktur Utama Kobexindo Humas Saputro mengatakan, pembukaan kantor cabang baru ini merupakan strategi perseroan untuk meraih target penjualan Rp 1,608 triliun hingga akhir tahun 2012, “Kantor cabang baru ini juga merangkap sebagai workshop dan gudang dengan menempati area seluas 5.320 m2 dari total lahan tersedia sebesar 9.000 m2,”katanya dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta, Selasa (11/9).

Dia mengungkapkan, untuk pembukaan kantor cabang baru ini perseroan mengeluarkan dana sebesar Rp 17 miliar diluar harga tanah. Kantor cabang baru tersebut nantinya akan menjadi tempat penyimpanan sparepart bagi alat berat kelas menengah yang dimiliki Kobexindo untuk mendukung penjualan dan layanan pelanggan perseroan di sekitar Kalimantan. Saat ini, perseroan memiliki 11 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kata Humas Saputro, semakin banyak wilayah yang di jangkau, maka memberikan peluang meningkatkan pendapatan. Kalimantan merupakan kawasan yang memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi secara ekonomi dan alasan itu pulalah yang membuat perseroan untuk memiliki landasan operasional yang solid didaerah.

Asal tahu saja, Kobexindo merupakan mitra dan distributor ekslusif untuk produsen alat berat seperti Doosan, NHL, Tata-Daewoo dam Jungheinrich di Indonesia yang tahun lalu menguasai pasar escavator kelas 50 ton sebesar 39% di Indonesia.

Selain itu, produk Kobexindo memiliki keunggulan kompetitif, seperti efisien dalam biaya dan didesain untuk menjadi market leader. Disamping itu, perseroan mendapat dukungan penuh dari pihak principal baik dalam kesedian produk maupun purna jual pada penjualan alat berat kelas menengah di Indonesia.

Pada semester I-2012, perseroan membukukan laba bersih naik 71,7% atau mencapai Rp 60,19 miliar dibandingkan perolehan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 35,06 miliar. (bani)