Tahun Depan, Bima Finance Terbitkan Obligasi Rp 200 Miliar

Rabu, 12/09/2012

NERACA

Jakarta– Guna meningkatkan pertumbuhan pembiayaan, PT Bima Multi Finance (Bima Finance) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp200 miliar sebagai alternatif pendanaan di luar pinjaman dari perbankan.

Presiden Direktur Bima Finance Ninoy Tandra Matheus mengatakan, rencana penerbitan obligasi akan dilakukan paling lambat semester satu 2013, “Kita jajaki obligasi, kita lihat market seperti apa. Bima tidak terlalu besar yang penting kita eksis di pasar, kita mau sekitar Rp200 miliar, ini pertama,”katanya di Jakarta, Selasa (11/9).

Menurutnya, upaya penerbitan obligasi tersebut masih dalam proses pemeringkatan sembari melihat kondisi pasar membaik. Selain itu, manajemen juga akan membicarakan rencana tersebut dengan para pemegang saham. Nantinya, hasil obligasi digunakan untuk modal kerja di pembiayaan.

Sampai saat ini untuk pendanaan Bima Finance lebih mengandalkan pinjaman dari perbankan, dimana nilai plafon pinjamannya sudah mencapai Rp4 triliun dari 28 bank. Penerbitan obligasi dinilai perseroan bisa menjadi alternatif pembiayaan.

Dari sisi pembiayaan, perusahaan yang fokus membiayai mobil dan motor bekas ini mencatat sudah mencapai Rp980,97 miliar dalam enam bulan pertama tahun 2012, meningkat 61% dibanding periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp610,52 miliar.“Target obligasi maksimum 10% (kupon bunga), bank kan bunga sekitar 12-13%. Ya syukur-syukur bisa dapat 9%. Kita tetap didukung oleh bank. Tapi kita perlu dana dari obligasi ini untuk alternatif funding, kan kita dekat sekali dengan isu moneter,” tandas Ninoy. (bani)