Melangkah Berani Mengubah Hidup - Chairman High Desert Indonesia (HDI) Group: Brandon Chia

NERACA

Kesempatan emas bukan hanya untuk dikejar atau ditangkap, tapi untuk dimanfaatkan untuk kebaikan bersama, menjadi ungkapan yang menginspirasi High Desert International (HDI), sebuah perusahaan internasional di bidang produk kesehatan yang memiliki 200.000 lebih distributor dengan enam kantor perwakilan di Amerika, Singapura, Malaysia, Indonesia, Hongkong, dan Philipina.

Dengan bendera PT Harmoni Dinamik Indonesia, kiprah High Desert Indonesia (HDI) yang berdiri sejak 1993 bersama ratusan ribu distributor, dan dukungan ratusan depo yang tersebar di seluruh Indonesia, memang patut membanggakan. Terlebih HDI tetap beriorientasi pada komitmen menolong sesama dalam membangun masyarakat yang sehat.

Dan dibawah nahkoda Brandon Chia, sang Chairman High Desert Indonesia, Brandon akrab ia disapa tertantang untuk bergerak lebih maju meraih harapan melalui produk perlebahan yang terbukti kualitasnya.

Sebagai sebuah organisasi terus beradaptasi, berkembang, dan meningkatkan kualitas memenuhi tantangan baru, kata Brandon, namun kita tidak akan pernah melupakan prinsip dasar hubungan semua manusia, yaitu cinta dan kepedulian kepada sesama.

“Inilah filosofi yang di warisan sang ayah (Peter Chia-red) pada saya. Dan saya berniat untuk meneruskannya dengan segenap kemampuan terbaik saya,” ucapnya bertekad.

Menurut dia, jika kita dapat melakukan yang terbaik pada setiap kesempatan yang kita miliki, dan belajar untuk berempati, mencintai, dan menghargai kebaikan pada setiap manusia, “Saya yakin, kita akan menciptakan dunia yang jauh lebih baik,” tuturnya pria lajang kelahiran Singapura, 34 tahun lalu.

Saya meyakini bahwa tujuan hidup setiap orang adalah untuk beradaptasi terhadap berbagai situasi kehidupan, berkembang, dan senantiasa berusaha untuk menjadi yang terbaik, “Jika kita tidak mempunyai tujuan itu, berarti kita membuang-buang karunia paling berharga dari Sang Pencipta, yaitu kehidupan,” tegasnya memaknai hidup.

Ia menilai bila banyak warga Indonesia yang tertarik menjadi seorang entrepreneur. Indikasi ini dilihat dari banyaknya event terkait pendidikan, forum bisnis, dan kursus kewirausahaan. Namun, ada juga ribuan orang lainnya yang melewatkan kesempatan berwira usaha dengan alasan yang sama, yaitu takut akan kegagalan.

Kata Brandon, manusia telah dikaruniai dengan keinginan alami untuk belajar, meningkatkan kualitas diri dalam meraih sesuatu. Namun, tetap saja ada orang yang berada dalam dekapan zona nyaman, lalu enggan melakukan hal lain yang justru akan membuat kehidupannya menjadi lebih baik dari sekadar rasa nyaman.

“Setiap perubahan yang ada ditanggapi secara negatif bukan positif, dan mengambil risiko melalui sesuatu yang baru adalah hal yang dianggap tidak bernilai bagi kehidupan mereka,” ucapnya menerangkan.

Untuk melakukan hal tersebut, lanjutnya, kita harus meningkatkan keberanian dan melihat kehidupan sebagai sebuah petualangan. “Terlalu sering kita menahan diri dan takut untuk mencoba hal-hal baru. Jika kita tetap di kondisi itu, kita tidak akan pernah bisa belajar dan berkembang,” tegasnya.

Ia memandang bila tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada adalah pelajaran berharga. “Saya berani mengatakan bahwa apapun yang Anda bisa impikan pasti dapat menjadi kenyataan,” ucapnya mantab, termasuk keyakinan untuk memiliki kesempatan menjalankan bisnis sendiri, “Menjalankan bisnis secara mandiri akan mengajari Anda dengan bijak seputar ragam pribadi orang,” tutur dia.

Menjalankan bisnis sendiri melalui HDI, kata Brandon, akan memberi Anda pemahaman yang lebih baik atas apa yang terjadi di sekitar Anda, hidup Anda pun jauh lebih bermakna dengan sudut pandang yang berbeda. “Saya sadar bahwa pola pikir itu jugalah yang mengubah pribadi saya dan saya yakin hal itu juga akan mengubah Anda,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan apresiasinya kepada masyarakat Indoensia yang telah mengambil langkah awal dengan bergabung bersama HDI, yang telah memberanikan diri untuk mengambil satu kesempatan berharga dalam mengubah kehidupannya ke arah yang lebih baik.

“Apa yang akan Anda buat dalam kesempatan ini sepenuhnya terserah Anda. Tentu, Anda akan menghadapi banyak tantangan, tetapi dengan ketekunan dan semangat, rintangan apapun dapat dilalui. Apa pun tantangannya, saya yakin bahwa itu semua akan mengubah hidup Anda,” ujarnya memberi semangat.

BERITA TERKAIT

Indonesia-Australia Jajaki Tarif BM Nol Persen - Perdagangan Bilateral

NERACA Jakarta – Indonesia dan Australia tengah menjajaki kerja sama bilateral untuk pemberlakuan tarif bea masuk nol persen (0%) terhadap…

Kemitraan Indonesia-Uni Eropa Didorong Lebih Seimbang

NERACA Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong perundingan dari Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU CEPA)…

Indonesia Defisit 2.500 Tenaga Pialang - Bursa Berjangka Belum Optimal

NERACA Palembang – Mendorong Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri dalam acuan harga komoditas dunia dan mensejahterakan para petani, merupakan…

BERITA LAINNYA DI PROFIL

Proses Belajar Tak Mengenal Batas - Diding Sudirdja Anwar, Presdir Perum Jamkrindo

“Jangan pernah berpikir untuk berhenti belajar. Meski sudah berada di posisi puncak sebuah perusahaan, jangan pernah berpuas diri. Teruslah belajar,…

Tanto Darmawan Sutjipto Pemilik, PT Metro Taruna Agency - Menuai Sukses Dimulai Dari Tukang Antar Koran

Sejatinya hiruk pikuk dan branding sebuah media tidak lepas dari jasa para pengecer, loper, hingga agen sebuah surat kabar. Oleh…

Ade Sudrajat Usman, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) - Industri Tekstil Siap Bersaing di Pasar Global

Industri tekstil mengaku yang paling siap menyongsong Indonesia kembali bergabung dalam perdagangan bebas Trans Pacific Partnership (TPP). Namun, ada beberapa…