Kanwil Jamsostek Jabar Banten - Alokasikan Anggaran CSR Rp180 Miliar

NERACA

Kanwil Jamsostek Jawa Barat & Bantentahun ini mengalokasikan anggaran untuk program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) mencapai Rp180 miliar dengan alokasi terbesar untuk pinjaman uang muka perumahan.

Kepala Kanwil Jamsostek Jabar Banten E Ilyas Lubismengatakan anggaran CSR merupakan penyisihan yang diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan lingkungan.

“Program CSR yang dijalankan oleh Jamsostek terbagi dalam dua jenis yakni yang ditujukan kepada peserta Jamsostek dan keluarganya dalam bentuk program DPKP (dana peningkatan kesejahteraan peserta) dan untuk masyarakat umum dalam bentuk program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL),” kata Ilyas Lubis.

Program DPKP ditujukan kepada peserta dan keluarganya berupa pinjaman uang muka perumahan yang disalurkan dalam bentuk kerja sama bank, bantuan administrasi KPR, pinjaman renovasi rumah kerja sama bank, beasiswa Jamsostek dan pelayanan kesehatan cuma-cuma.

Ilyas menjelaskan penyaluran dana untuk pinjaman uang muka perumahan Rp20 miliar bagi 950 unit rumah, pinjaman renovasi rumah Rp2,7 miliar, beasiswa Jamsostek Rp10,4 miliar dan sisanya Rp1 miliar terbagi untuk bantuan pendidikan, pengembangan sarana ibadah dan peningkatan kesehatan.

Hingga Agustus 2012, penyaluran tertinggi di wilayah Jabar untuk program Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) serta Pinjaman Renovasi Rumah (PRR)terdapat di wilayah Kacab Karawang dengan jumlah penyaluran sebesar Rp 5,91 miliar. Sedangkan untuk wilayah Banten, jumlah penyaluran tertinggi PUMP dan PRR terdapat di wilayah Kacab Serang dengan jumlah penyaluran sebesar Rp 3,01 miliar.

Adapun daerah yang serapan PUMP & PRR masih rendah berada di wilayah Banten yakni Kacab Tanggerang III yang baru menyalurkan Rp160 juta, Kacab Tanggerang I Rp210 juta. Sementara untuk Jabar ada di Kacab Depok yang baru menyalurkan sebesar Rp 260 juta.

BERITA TERKAIT

Australia Pemasok Barang Impor Terbesar ke Banten

Australia Pemasok Barang Impor Terbesar ke Banten NERACA Serang - Negara Australia merupakan pemasok barang impor nonmigas terbesar ke Provinsi…

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

Bisnis Angkutan Bis Lorena "Tidak Bertenaga" - Catatkan Rugi Rp 17,66 Miliar

NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) masih membukukan raport merah. Ketatnya persaingan bisnis…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Pertumbuhan Wirausaha Sosial - Mitra Sociopreneurs Muda DBS Berbagi Kiat Sukses

Membangun kemandirian ekonomi kaum wanita saat ini bukan lagi menjadi pilihan tetapi juga kebutuhan. Oleh karena itu, dalam rangka memberdayakan…

Berdayakan Ekonomi Perempuan - Commonwealth Siapkan Akses Permodalan Praktis

Masih dalam rangka meningkatkan literasi serta memberikan kemudahan akses jasa keuangan kepada 40 ribu perempuan pengusaha Indonesia, PT Bank Commonwealth…

Langkah Kongkrit Untuk Warga Kupang - Ada Virus Positif Astra di Festival Kampung Berseri

Berangkat dari kepedulian terhadap keterbelakangan dunia pendidikan bagi siswa di Indonesia timur, khususnya di Kupang membuat Astra Grup untuk terjun…