PTPP Raih Kontrak Baru Rp5,9 Triliun

NERACA

Jakarta - PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) membukukan kontrak baru sebesar Rp5,9 triliun hingga Agustus 2012 dari target kontrak baru tahun ini senilai Rp16,8 triliun. Sekretaris Perusahaan PTPP, Betty Aviana mengatakan, kontrak baru tersebut berasal dari landmark Pluit sekitar Rp481 miliar, rumah sakit di Bekasi dan Cirebon masing-masing Rp126 miliar dan Rp107 miliar, jalan layang di Banjarmasin Rp91 miliar, gedung Bea Cukai Rp115 miliar, dan Saint Moritz di Puri Rp159 miliar.

“Kami juga sedang mengikuti beberapa tender proyek engineering, procurement, and construction (EPC), salah satunya PLTU di Batam,” jelas Betty di Jakarta, Senin (10/9). Dia juga menerangkan, saat ini perseroan juga telah merealisasikan belanja modal sekitar Rp60 miliar untuk pembangunan Park Hotel di Bandung.

Perseroan mencatatkan laba bersih sekitar Rp64,86 miliar pada semester pertama 2012 dibandingkan semester pertama 2011 sebesar Rp44,99 miliar. Pendapatan perseroan sekitar Rp2,02 triliun pada semester pertama 2012 dari periode sama tahun lalu sekitar Rp1,67 triliun.

Selain itu, lanjut Betty, perseroan juga telah memenangkan kontrak proyek pembangunan Terminal Kalibaru dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II. Perseroan akan mulai mengerjakan pekerjaan kontruksi pada kuartal IV-2012. Nilai kontrak pembangunan Terminal Kalibaru dari Pelindo II ini diperkirakan di bawah Rp10 triliun.

Sebagai informasi, lelang konstruksi pembangunan Terminal Kalibaru (New Priok) dimenangkan oleh PTPP. Pelindo II telah memulai proses pelelangan konstruksi New Priok sejak 2011 sambil menunggu keluarnya izin pembangunan dan operasional dari pemerintah.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan dan operasional New Priok, serta sesuai dengan amanat Perpres No.36 tahun 2012, PT Pelabuhan Indonesia II wajib menyelesaikan pembangunan pertama New Priok pada 2014 mendatang. Pembangunan New Priok ini dilakukan sebagai antisipasi peningkatan trafik barang di Pelabuhan Tanjung Priok yang melonjak tiap tahunnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Bank Ganesha Raih Laba Rp51,1 miliar

    NERACA   Jakarta - PT Bank Ganesha Tbk meraup laba bersih setelah pajak (audited) sebesar Rp51,1 miliar sepanjang…

Penerapan Industry 4.0 Buka Peluang Kerja Baru Lebih Spesifik - Dunia Usaha

NERACA Jakarta – Penerapan sistem Industry 4.0 dinilai dapat menghasilkan peluang pekerjaan baru yang lebih spesifik, terutama yang membutuhkan kompetensi…

Pemerintah Serap Dana Rp8,47 triliun dari Lelang SBSN

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana sebesar Rp8,47 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…