Tak Lama Lagi Ada Koperasi Berkelas Dunia

NERACA

Jakarta – Pemerintah optimis koperasi menjadi penopang ekonomi Indonesia. Karena itu bukan tidak mungkin, koperasi Indonesia semakin berkibar dan diakui dunia. Sehingga ditargetkan sekitar 50% koperasi terdaftar di Kemenkop UKM siap bertaraf internasional. "Banyak koperasi di Indonesia, dan kini yang besar mencapai 100 koperasi. Dan dalam waktu lima tahun lagi 50%-nya akan bertaraf internasional," kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Syarief Hasan di Jakarta

Menurut Syarif, status koperasi bertaraf internasional baru berhak disematkan saat ada pengakuan dari International Cooperative Alliance (ICA). "Tahun ini ICA akan mengeluarkan daftar 300 koperasi terbaik. Dan Indonesia punya lima koperasi kelas internasional," tuturnya.

Dikatakan Syarif, tidak cukup koperasi yang memiliki bisnis baik berhak menyandang status 'koperasi bertaraf internasional'. Dukungan teknologi menjadi prioritas pengurus. Jumlah koperasi di Indonesia saat ini mencapai 139 ribu. "Maka dengan kerja sama layanan komunikasi dengan Indosat, kita dapat tumbuh besar. Bersama-sama," tambahnya.

Namun diakui Syarif, banyak jga koperasi tidak maju karena tak mampu menyesuiakan dengan perkembangan teknologi. Padahal teknologi bisa memacu kinerja koperasi. “Selama ini kelemahan koperasi dan UKM adalah teknologi. Ini berlaku secara umum, tanpa teknologi yang dirasakan selalu tertinggal di belakang dan pada akhirnya tidak bisa menaikan produksi atau revenue," pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

2019, Kemenkop UKM Targetkan Pendirian 1000 Koperasi Baru

2019, Kemenkop UKM Targetkan Pendirian 1000 Koperasi Baru  NERACA Jakarta - Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rulli…

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami

Kunjungi Sulteng, Forkom Koperasi Serahkan Bantuan Ke Pengungsi Korban Tsunami NERACA Palu - Sejumlah perwakilan dari Forum Komunikasi Koperasi Besar…

Butuh Kenyamanan, Hidupkan Lagi KRL Ekspres

Kami sudah 20 tahun naik KRL Commuterline, ternyata sampai sekarang masih amburadul kondisinya. Faktanya setiap hari kepadatan KRL sudah di…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

LPEI Dukung Pembiayaan Ekspor Kereta ke Bangladesh

  NERACA   Jakarta - Lembaga Pemerintah Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan pembiayaan menggunakan skema National Interest Account…

Caleg DPR Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat - Angka Kemiskinan Siak Tinggi

  NERACA   Siak – Angka kemiskinan di Kabupaten Siak Provinsi Riau mencapai 93.800 ribu. Padahal, Kabupaten Siak mempunyai kekayaan…

Hongkong Ingin Tingkatkan Perlindungan TKI

    NERACA   Jakarta - Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Hongkong, Law Chi Kwong mengunjungi Indonesia dengan misi bertukar…