Barito Pasific Lunasi Utang Obligasi US$ 25 Juta

PT Barito Pasific Tbk (BRPT) telah melakukan pelunasan utang sebesar US$ 25 juta kepada pemegang saham mayoritasnya PT Magna Resources Pte Ltd. Direktur Barito Pasific Salwati Agustina mengatakan, pihaknya telah melunasi utang sebesar US$ 25 juta atas utang yang telah diterbitkan perseroan kepada pemegang saham pengendali perseroan 52,1%, Magna Resources.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (10/9). Sebagai informasi, pada tahun 2010 lalu, Barito Pacific melakukan akuisisi 100% saham PT Royal Indo Mandiri (RIM), sebuah perusahaan perkebunan Kelapa Sawit milik Prajogo Pangestu senilai US$ 25 juta. Dananya akan diperoleh dengan menerbitkan surat utang kepada Magna Resources Corp Pte Ltd (MRC) senilai sama.

Transaksi ini merupakan transaksi terafiliasi. Sebab, baik BRPT, MRC maupun RIM merupakan perusahaan milik pengusaha kaya Prajogo Pangestu dan Agus Salim Pangestu. Mekanisme akuisisi ini adalah BRPT akan mengambil alih 100% saham RIM senilai US$ 25 juta. Untuk pendanaannya, BRPT akan menerbitkan surat utang senilai US$ 25 juta yang akan dibeli sepenuhnya oleh MRC.

Dana hasil penerbitan obligasi BRPT senilai USD25 juta akan digunakan untuk mengambil alih obligasi konversi yang diterbitkan RIM kepada Forrestal Holding Ltd senilai US$ 24,4 juta. Obligasi konversi ini dapat ditukarkan dengan saham PT Grand Utama Mandiri (GUM) dan PT Tintin Boyok Sawit Makmur (TBSM). Kedua perusahaan tersebut merupakan anak usaha RIM. (bani)

BERITA TERKAIT

Pangkas Beban Utang - Sidomulyo Cari Modal Lewat Rights Issue

NERACA Jakarta -Perusahaan jasa angkutan kimia PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) berencana mencari pendanaan di pasar modal lewat aksi korporasi…

Bangun Pabrik di Kalimantan - Waskita Beton Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –Danai pengembangan bisnis, yakni membangun pabrik di daerah Kalimantan,PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melakukan periode penawaran awal…

Danai Ekspansi Bisnis - PTPP Bakal Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Tren perusahaan mencari pendanaan di pasar modal cukup marak pasca pemilihan presiden (Pilpres). Dimana salah satu perusahaan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…