Dapat Investor Baru, Finan Corpindo Janji Penuhi MKBD

NERACA

Jakarta –Kabar PT Finan Corpindo Nusa Securities mendapatkan investor baru, PT Bursa Efek Indonesia memberikan kesempatan waktu selama satu bulan bagi perseroan untuk memenuhi Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD).

Direktur Perdagangan dan Kepatuhan Anggota Bursa Samsul Hidayat menuturkan, PT Finan Corpindo Nusa Securities telah menyampaikan laporan ke otoritas bursa untuk meningkatkan MKBDnya. "Kami memberikan waktu selama satu bulan kepada Finan untuk memenuhi MKBD. Bulan depan mereka harus penuhi MKBDnya, kalau tidak maka SPABnya dicabut,”katanya di Jakarta, Senin (10/9).

Sebagaimana diketahui, PT Finan Corpindo Nusa Securities telah mendapatkan investor baru yaitu perusahaan keuangan untuk membantu perseroan meningkatkan MKBD. Saat ini calon investor baru tengah melakukan proses uji tuntas di Bapepam-LK..

Selain itu, PT Bapindo Bumi Sekuritas, Samsul mengatakan, Bapindo sedang dalam proses untuk meningkatkan MKBD. PT Bapindo Bumi Sekuritas masih mengalami persoalan internal sehingga belum mendapatkan pemegang saham baru.

Namun Samsul belum dapat menyebutkan waktu yang diberikan kepada PT Bapindo Bumi Sekuritas untuk memenuhi kewajibannya. "Kalau MKBD tidak terpenuhi maka SPABnya akan dicabut," kata Samsul.

Ijin perdagangan saham PT Finan Corpindo Nusa Securities dan PT Bapindo Bumi Sekuritas disuspen karena MKBD kedua sekuritas jauh di bawah batas minimal perhitungan MKBD sebesar Rp25 miliar.

MKBD terakhir PT Bapindo Bumi Sekuritas berkurang menjadi Rp2,55 miliar dari Rp660,76 miliar pada akhir Februari 2012. Sementara itu, MKBD PT Finan Corpindo Nusa Securities menjadi Rp 0 dari Rp1,28 miliar pada akhir Februari 2012 lalu. Sedangkan dua perusahaan efek lain yang disuspen yaitu PT Optima Kharya Capital Securities dan PT Jakarta Securities tengah ditangani Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). (bani)

BERITA TERKAIT

Diamon Patok Harga IPO Rp 915 Persaham

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Diamond Food Indonesia Tbk akan menggelar penawaran umum perdana atau…

Diburu Banyak Nasabah - Hanson Gagal Bayar Balikkan Pinjaman Individu

NERACA Jakarta- Pasca ditahan dan ditetapkannya komisaris utama PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro sebagai tersangka kasus korupsi PT…

Marak Saham Gorengan - DPR Kritisi dan Evaluasi Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar premi PT Asuransi Jiwasraya hingga menuai kerugian besar lantaran terjebak investasi saham lapis tiga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pabrik Karawang Beroperasi - Softex Bidik Bisnis Tumbuh Double Digit

NERACA Bandung –Mengulang kesuksesan pertumbuhan bisnis di tahun 2019 kemarin, perusahaan prdousen saniter PT Softex Indonesia mematok pertumbuhan bisnis tahun…

Tambah Portofolio Aset - SDI Akuisisi Gedung Milik SCB Rp 20 Miliar

NERACA Jakarta -  Dukung pengembangan bisnisnya, PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) mengakuisisi gedung milik PT Surya Cipta Banten (SCB) senilai…

Marak Terbitkan Obligasi - Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 40,7 Triliun

NERACA Jakarta –Pasar obligasi dalam negeri di tahun 2020 masih berpiotensi tumbuh, meskipun dihantui sentimen negatif pasar global. Berkah inilah…