Menghadirkan Kesejukan di Rumah Tanpa AC

Sabtu, 15/09/2012

NERACA

Menghadirkan udara dan suasana yang sejuk di dalam rumah bukanlah suatu yang mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan suasana dan udara yang sejuk di dalam rumah kita. Saat ini hampir semua rumah sudah menggunakan air conditioner, namun beberapa orang mengatakan bahwa menggunakan air conditioner kurang baik dan tidak ramah lingkungan.

Karena itulah beberapa orang mengakali rumahnya dan menggunakan konsep ramah lingkungan atau biasa disebut rumah eco design. Rumah dengan konsep ramah lingkungan ini memang menghadirkan suasana yang berbeda, terutama kesejukan pada udara rumah.

Salah satu cara adalah dengan memaksimalkan bukaan dan ventilasi udara dalam membangun sebuah hunian. Untuk menciptakan rumah yang nyaman, sejuk, sekaligus sehat, aliran sirkulasi udara yang baik menjadi suatu hal yang sangat penting dan mutlak.

Memang tidak mudah untuk mendesain hunian yang memiliki bukaan dan ventilasi udara yang tepat, semuanya harus diperhitungkan dengan baik. Carilah referensi di internet atau majalah hunian, jika anda masih bingung, tidak ada salahnya juga untuk meminta saran teman yang sudah lebih berpengalaman, atau mintalah bantuan arsitek yang ikut mendesain hunian anda.

Tidak hanya itu, banyak cara untuk menciptakan hunian yang sejuk. Cahaya matahari memang menambah panasnya udara dan suhu ruangan pada hunian kita, jadi meminimalkan masuknya cahaya matahari siang merupakan salah satu cara menghadirkan suasana sejuk di dalam ruangan dan hunian kita. Cahaya matahari siang bisa menjadi faktor yang mempengaruhi peningkatan suhu ruangan. caranya, lengkapi jendela dengan window shade yang akan membantu mengurangi jumlah cahaya yang masuk. Selain itu jarak plafon dengan lantai juga harus dibuat cukup tinggi, ketinggian plafon inilah yang memberikan ruang cukup untuk perputaran dan pertukaran udara secara baik.

Perputaran udara yang baik merupakan kunci dari sejuknya udara dan suhu ruangan, karena pada ruangan biasanya udara mengalir dan berganti. Selain itu gunakan juga atap yang memiliki material yang memantul atau meredam panasnya suhu matahari, misalnya genting keramik atau genteng tanah liat. Genteng memang dapat meredam panasnya matahari, namun sebaiknya pilihlah atap genteng yang terbuat dari tanah liat atau keramik yang memiliki pembakaran sempurna, selain tidak mudah rusak atau rapuh, hanya genteng tanah liat dan keramik dengan pembakaran yang sempurna sajalah yang memiliki peredaman suhu panas yang baik.

Bila kita kurang mengerti, kita bisa meminta pendapat teman atau meminta pendapat ahlinya seperti konsultan rumah, konsultan arsitektur, konsultan desain rumah atau konsultan interior rumah. Memunculkan kolam atau taman di area dalam rumah mungkin bisa menjadi pilihan tepat dalam membantu menurunkan suhu ruangan.

Selain itu kolam dan taman juga berfungsi agar tidak membuat udara di dalam ruangan menjadi lembab, seimbangkan dengan cahaya matahari yang masuk. Menghadirkan suasana yang sejuk di dalam rumah memang tidak mudah, namun bila kita jeli dalam memilih konsep hunian yang tepat, rumah sejuk idaman bukan lagi menjadi impian.