UNTR Kucurkan Dana ke Tuah Turangga

NERACA

Jakarta - PT United Tractors Tbk (UNTR) memberikan pinjaman sebesar US$51 juta kepada anak usaha perseroan, PT Tuah Turangga Agung (TTA), pada 5 September 2012. Sekretaris Perusahaan UNTR, Sara K Lubis mengatakan, pinjaman tersebut digunakan anak usaha untuk keperluan modal kerja dan pembiayaan pengambilalihan PT Borneo Berkat Makmur (BBM). Pinjaman tersebut memiliki bunga SIBOR plus 2,5% dan bersifat pinjaman berjangka (term loan).

"Secara bisnis, bagi United Tractors akan lebih menguntungkan apabila Tuah Turangga Agung mendapatkan pinjaman ini dibandingkan apabila United Tractors harus menyimpan dana kasnya di bank dengan bunga deposito bank saat ini," kata Sara, melalui keterbukaan informasi di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/9), pekan lalu.

Adapun transaksi tersebut di atas tidak termasuk sebagai transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam Peraturan IX.E.1 karena tidak memerlukan persetujuan pemegang saham independen dan transaksi material dalam Peraturan Nomor IX.E.2. Sebelumnya, PT Tuah Turangga Agung telah menandatangai perjanjian pembelian saham bersyarat mengambil 100% saham PT Borneo Berkat Makmur senilai US$51 juta.

Adapun PT Borneo Berkat Makmur merupakan pemegang dan pemilik 60% dari seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh dalam PT Piranti Jaya Utama memiliki konsensi pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah. Luas areal lahan 4.800 hektar. Sementara penyelesaian transaksi tersebut tergantung kepada dipenuhinya seluruh kondisi prasyarat yang ditentukan dalam perjanjian dan peraturan perundang-undangan lainnya yang terkait antara lain dalam Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas.

Berdasarkan laporan keuangan semester I-2012, UNTR mencatat laba bersih Rp3,08 triliun, atau naik 21,35% dari periode yang sama tahun lalu Rp2,53 triliun. Laba tersebut didukung peningkatan pendapatan bersih yang mencapai Rp4,99 triliun dari Rp25,61 triliun di semester I-2011 menjadi Rp30,61 triliun di semester I-2012.

Pendapatan hasil penjualan mesin konstruksi UNTR mencapai Rp14,06 triliun, naik dari periode sebelumnya Rp12,88 triliun. Laba per saham juga naik dari Rp748 per lembar menjadi Rp828 per lembar. Sedangkan usaha kontraktor pertambangan dan jasa terpadu mencapai Rp12,83 triliun dan pertambangan batu bara Rp3,51 triliun. [ardi]

BERITA TERKAIT

BTN Salurkan Dana CSR Rp 1,5 Miliar Selama Ramadan

Komitmen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berbagi di bulan Ramadan diwujudkan dengan menggelontorkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau…

UNTR Suntik Modal Anak Usaha Rp 150 Miliar - Dukung Pengembangan Bisnis

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis anak usahnya, PT United Tractors Tbk (UNTR) menggelontorkan dana hingga mencapai senilai Rp150 miliar…

Pratama Abadi Bidik Dana IPO Rp 16 Miliar - Lepas 150 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Ditengah beberapa perusahaan menjadwal ulang rencana penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), beda dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…