BEI Masih Suspensi Saham KRAW

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW) dalam rangka cooling down pada perdagangan Jum’at akhir pekan kemarin.

Kata Kadiv.Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dan Kadiv. Perdagangan Saham BEI Andre Toelle, suspensi saham dilakukan mengingat peningkatan harga kumulatif yang signifikan, “Dilakukannya suspensi atas saham KARW ini guna memberikan waktu memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham KARW,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sebagaimana diketahui, saham KRAW mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebesar Rp765 atau 392,31% dari harga penutupan Rp195 pada 27 Agustus 2012 menjadi Rp960 pada 6 September 2012.

Maka bagi para pihak berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. Disebutkan, suspensi KARW tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, berdasarkan Pengumuman Bursa Nomor Peng-SPT-036/BEI.WAS/09-2012 mulai sesi pertama perdagangan 4 September 2012 dalam rangka Cooling Down. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Berikan "Karpet Merah" Bagi Starup - Dorong Listing di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Sukses membawa perusahaan starup Kioson mencatatkan sahamnya di pasar modal, mendorong bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

ICMI Lebak : Lembaga KPK Masih Dibutuhkan

ICMI Lebak : Lembaga KPK Masih Dibutuhkan  NERACA Lebak - Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Lebak Roji…

Lorena Masih Sisakan Dana IPO Rp 16 Miliar

NERACA Jakarta – Sejak mencatatkan sahamnya di pasar modal 2014 kemarin, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) menyisakan dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bidik Lebih Banyak Investor Asing - BEI Gelar Roadshow Pasar Modal Ke Tiongkok

NERACA Jakarta  - Meskipun penetrasi pasar modal di dalam negeri masih rendah, hal tersebut tidak membuat PT Bursa Efek Indonesia…

Bursa Berjangka Belum Optimal - Indonesia Defisit 2.500 Tenaga Pialang

NERACA Palembang – Mendorong Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri dalam acuan harga komoditas dunia dan mensejahterakan para petani, merupakan…

Produksi TBS Milik Austindo Tumbuh 8%

NERACA Jakarta – Mulai pulihnya harga komoditas dunia, memberikan dampak berarti terhadap bisnis PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT). Pasalnya,…