Premi WanaArtha Life Capai Rp1,56 Triliun - Semester I 2012

NERACA

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (WanaArtha Life) mengklaim memperoleh pendapatan premi sebesar pada Rp1,56 triliun pada semester pertama 2012. Total premi WanaArtha Life disokong dari penerapan strategi yang berbeda sejak memasuki 2012. “Langkah tersebut kami ambil karena jumlah penduduk atau populasi (di Indonesia) sangat besar. Ekonomi kita terus tumbuh, sehingga daya beli dan penghasilan masyarakat terus bertambah,” kata Eddy KA Berutukata, Chief Executive Officer (CEO) WanaArtha Life di Jakarta.

Menurut Eddy, WanaArtha Life melakukan transformasi bisnis dengan lebih berorientasi pada nasabah ritel. Perubahan strategi dan transformasi ini membuat aset WanaArtha Life meningkat menjadi Rp2,55 triliun di Juni 2012. Adapun selama dua tahun terakhir, manajemen WanaArtha fokus menggenjot pertumbuhan bisnis perseroan.” Dengan kondisi seperti ini, kita percaya tingkat kepercayaan mereka terhadap pentingnya asuransi akan tumbuh,” ujarnya

Eddy menambahkan, sebagai bagian dari transformasi bisnis yang mulai dijalankan di 2009 sampai semester pertama 2012, WanaArtha Life sudah memiliki 53 kantor yang terdiri dari sales office dan agency office pada beberapa kota di Indonesia. “Sekarang asuransi jiwa nasional akan menyeimbangkan pertumbuhan bisnis yang berorientasi pada keragaman produk serta peningkatan kualitas dan pelayanan kepada nasabah. Jumlah agen kita yang bersertifikasi mencapai 934 orang. Tahun ini, jumlah agen perusahaan perseroan tersebut ditargetkan bertambah menjadi 1.000 orang,” tutur Eddy.

Namun Eddy berharap, dengan perolehan premi sebesar itu, rating peringkat perseroan di industri asuransi bisa naik dari 11 besar menjadi 10 besar. “Premi tahun lalu kami memiliki rating perolehan premi di rangking 11, kami berharap tidak butuh waktu lama untuk masuk sepuluh besar,” pungkasnya. **ria

BERITA TERKAIT

Overburden Capai 55 Juta Ton - Samindo Klaim Produksi Lampaui Target

NERACA Jakarta -PT Samindo Resources Tbk (MYOH) telah merampungkan operasional overburden dan produksi tahun lalu dengan capaian melebihi target. Disebutkan,…

Mengandalkan Proyek Pemerintah - WIKA Gedung Bidik Kontrak Rp 22,78 Triliun

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan perolehan kontrak sebesar Rp 22,78 triliun…

Menteri Sosial - Pengawalan Bansos untuk Capai 6T

Agus Gumiwang Kartasasmita Menteri Sosial Pengawalan Bansos untuk Capai 6T  Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kerja sama…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank BUMN Minta Pengaturan Bunga Deposito

      NERACA   Jakarta - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan…

Realisasi KUR 2018 Capai Rp120 Triliun

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2018…

BNI Belum Putuskan Soal Kerjasama WeChat dan Alipay

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (BNI) masih belum menentukan keberlanjutan kerja sama dengan dua perusahaan…