Gaji OJK Tertahan di Kemenkeu

NERACA

Jakarta – Sejak bertugas sebagai Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK-OJK) dan Tim transisi OJK, para karyawan OJK belum mendapatkan gaji pertamanya. Hal itu dikarenakan DK-OJK belum mengusulkan besaran gaji kepada Kementerian Keuangan sehingga gaji pertama DK-OJK dan Tim Transisi OJK yang sedianya keluar pada bulan ini belum bisa dicairkan.

“Untuk mengeluarkan gaji itu (Anggota DK-OJK), hal tersebut harus teratur dan ada prosesnya dan jumlah gaji itu harus ditetapkan terlebih dahulu. Apalagi mereka juga belum mengajukan berapa gaji yang pantas untuk mereka,” kata Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Ki Agus Badaruddin di Jakarta, Kamis (6/9).

Terkait dengan penetapan besaran gaji tersebut, menurut Kiagus, saat ini DK-OJK masih melakukan rapat internal untuk mengetahui dan merundingkan jumlah gaji yang pantas. Pasalnya, lanjut dia, anggaran untuk gaji OJK masih akan melewati tahap pembahasan di tingkat DPR, setelah ada Peraturan Dewan Komisioner (PDK) tentang remunerasi struktur dan besarannya.

Menurut Ki Agus, sejauh ini para Anggota DK-OJk dan Tim Transisi OJK yang beranggota 175 orang tersebut masih mendapatkan gaji dan fasilitas dari institusi lama (Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia). “Mereka yang berasal dari Kemenkeu pasti akan digaji oleh Kemenkeu dan yang di BI masih digaji oleh BI,” ujarnya.

Sebelumnya, Para pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ternyata belum menerima gaji setelah diambil sumpahnya pada 20 Juli 2012. Pasalnya, anggaran untuk gaji Dewan Komisioner OJK belum resmi disahkan. “Anggaran untuk gaji Dewan Komisioner OJK sudah dianggarkan dalam APBNP 2012 masuk di DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Bapepam-LK dan Kemenkeu,” ujar Wakil Ketua OJK Rahmat Waluyanto.

Rahmat menjelaskan bahwa untuk pencairan gaji diperlukan Peraturan Dewan Komisioner (PDK) tentang remunerasi terkait dengan struktur dan besarannya. “Saat ini kami sedang memproses PDK tersebut,” imbuh Mantan Dirjen Pengelolaan Utang Kemenkeu.

Dijelaskan Rahmat, mengingat anggaran berasal dari APBN atau DIPA Bapepam LK Kemenkeu maka terlebih pihaknya harus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan dan Komisi XI DPR. “Gaji 2012 pasti akan dibayarkan dalam tahun anggaran 2012 ini karena memang sudah dianggarkan,” ungkapnya. Sebagaimana diketahui, alokasi anggaran untuk OJK sudah ada di dalam APBN-P 2012 yang masuk ke dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapepam-LK dan Kemenkeu.

Sementara itu, pada tahun 2013, pemerintah akan menyediakan anggaran khusus untuk OJK sebesar Rp 934,1 miliar. Sebelumnya, pada tahun 2012, anggaran untuk lembaga pengawasan keuangan yang baru dibentuk ini masih dimasukkan dalam anggaran belanja Kementerian Keuangan untuk Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK). Dalam nota keuangan RAPBN 2013, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 934,1 miliar. Anggaran ini masuk dalam pos belanja lainnya yang disebutkan untuk cadangan anggaran pembentukan dan kegiatan OJK. **bari

BERITA TERKAIT

Kemenkeu Kejar Utang 22 Obligor BLBI - GLOBAL BOND JAGA ARUS KAS PEMERINTAH

Jakarta-Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu terus mengejar 22 obligor penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang hingga kini belum…

OJK: Sumatera Selatan Bidikan Perbankan untuk Ekpansi

OJK: Sumatera Selatan Bidikan Perbankan untuk Ekpansi NERACA Palembang - Kota Palembang, Sumatera Selatan, menjadi bidikan kalangan perusahaan perbankan untuk…

OJK Kedepankan Kepentingan Nasional - Penerapan Basel III

      NERACA   Jakarta - Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan kerangka Basel III akan diterapkan dengan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Profitabilitas Bank Tahun Depan Diprediksi Sulit Meningkat

      NERACA   Jakarta - Rasio profitabilitas atau keuntungan dari aset bank dinilai sulit meningkat dalam setahun ke…

BTN Telah Kucurkan KPR Rp230,2 triliun

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Kredit Pemilikan Rumah…

Kebijakan Suku Bunga Bakal Dipengaruhi Dolar

    NERACA   Jakarta - Kebijakan suku bunga nasional mendatang dinilai sangat dipengaruhi nilai penguatan mata uang dolar Amerika…