BEI Perdagangkan Kembali Saham Bakrie Telecom

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) pada perdagangan sesi I, Rabu (5/9 ) di seluruh pasar. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (5/9).

Kadiv Penilaian Perusahaan Utang BEI, Saptono Adi Junarso mengatakan, pihak-pihak yang berkepentingan terhadap efek perseroan diharapkan selalu memperhatikan setiap keterbukaan informasi terkait PT Bakrie Telecom Tbk.

Dia menambahkan, pencabutan suspensi itu menunjuk Surat PT Bakrie Telecom Tbk. No. 38440/EST-06/CorpSec/IX/2012 tanggal 4 September 2012 perihal Permintaan Penjelasan dan Surat PT KSEI No. KSEI-3571/DIR/0912 tanggal 5 September 2012 Perihal Pembayaran Pelunasan Pokok atas Obligasi Bakrie Telecom I Tahun 2007.

Sebelumnya BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham dan obligasi PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) karena Pembayaran pelunasan pokok dan bunga obligasi tersebut mundur dari jadwal semula 4 September 2012.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Bakrie Telecom Jastiro Abi memberikan penjelasan, manajemen BTEL akan menyelesaikan sisa pembayaran utang obligasi yang jatuh tempo sebesar Rp 400 miliar pada Senin sore, 3 September 2012, atau sehari sebelum jatuh tempo. Namun, pada saat bersamaan bursa saham New York tutup hari Senin kemarin dikarenakan libur hari besar nasional, sehingga kreditur tidak bisa melakukan transaksi. Akibatnya, pembayaran baru bisa dilakukan pada Selasa, 4 September 2012, bersamaan dengan jatuh tempo. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat A- Obligasi ADHI

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idA- untuk Obligasi Berkelanjutan I/2013 seri B senilai Rp500 miliar milik PT Adhi…

TAMU Raih Kontrak Baru Rp 24,77 Miliar

Di awal tahun 2020, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) mengantongi kontrak baru senilai Rp24,77 miliar. Emiten pelayaran ini ditunjuk…

Elnusa Anggarkan Belanja Modal Rp 1 Triliun

Danai pengembangan bisnisnya, PT Elnusa Tbk (ELSA) mengalokasikan belanja modal tahun ini sekitar Rp 1triliun. Dimana jumlah capex yang dialokasikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pabrik Karawang Beroperasi - Softex Bidik Bisnis Tumbuh Double Digit

NERACA Bandung –Mengulang kesuksesan pertumbuhan bisnis di tahun 2019 kemarin, perusahaan prdousen saniter PT Softex Indonesia mematok pertumbuhan bisnis tahun…

Tambah Portofolio Aset - SDI Akuisisi Gedung Milik SCB Rp 20 Miliar

NERACA Jakarta -  Dukung pengembangan bisnisnya, PT Serba Dinamik Indonesia (SDI) mengakuisisi gedung milik PT Surya Cipta Banten (SCB) senilai…

Marak Terbitkan Obligasi - Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 40,7 Triliun

NERACA Jakarta –Pasar obligasi dalam negeri di tahun 2020 masih berpiotensi tumbuh, meskipun dihantui sentimen negatif pasar global. Berkah inilah…