Penting Konsep CSR untuk Pendidikan

NERACA

“Pendidikan untuk semua”, sepenggal kalimat atau slogan yang sering dikumandangkan pada kongres-kongres berbagai bangsa di PBB lewat UNESCO yang fokus ke dunia pendidikan. Melalui pendidikan, derajat manusia seutuhnya dapat dicapai.

Saat ini pendidikan di Indonesia sudah mendapat perhatian yang baik dari pemerintah. Ini dapat dilihat dengan adanya program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang serentak sudah dilaksanakan di tiap daerah dari Sabang sampai Merauke.

Namun, perhatian pemerintah terhadap program pendidikan yang memacu dengan cepat untuk peningkatan kualitas pendidikan bangsa ini dinilai sebagian pengamat pendidikan masih kurang berimbang dengan kebijakan teknis dari sekolah, di mana pengelolaan sekolah yang mengacu kepada MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) belum optimal.

Ini dapat dilihat dengan masih banyaknya sekolah yang memiliki keterbatasan fasilitas, seperti laboratorium komputer, laboratorium bahasa, perangkat audio untuk mengajar masih belum tersedia. Oleh karena itu, Bantuan fasilitas pendidikan sangat diperlukan untuk menunjang proses belajar dan mengajar.

Tantangan yang harus dijawab terkait hal tersebut adalah bagaimana membangun konsep CSR yang benar-benar efektif dalam menjalankan fungsi sosial perusahaan sebagai bentuk kepedulian dan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, yakni melalui pengadaan fasilitas penunjang belajar-mengajar.

Perlu diketahui, tidak semua perusahaan memiliki program CSR dalam dunia pendidikan. Kalaupun ada, perusahaan yang mengagendakan CSR di bidang pendidikan, itu hanya dirangkap oleh divisi lain yang memiliki kedekatan fungsi dalam mencapai tujuan perusahaan untuk mendongkrak penjualan dan meningkatkan keuntungan perusahaan.

Untuk membangun program CSR yang benar-benar berguna bagi masyarakat dan memiliki dampak positif terhadap penjualan dan peningkatan keuntungan perusahaan, dibutuhkan pemberian program yang memiliki manfaat jangka panjang yang sekaligus dikelola dengan melibatkan masyarakat dan stakeholder terkait secara berkesinambungan.

Namun demikian, yang perlu diperhatikan dalam proses pengelolaan program CSR yang berbasis masyarakat ini adalah jangan sampai mencampuradukkan antara program CSR dengan program lain dari perusahaan untuk mendongkrak penjualan dan meningkatkan keuntungan. “Internalisasi” produk perusahaan terhadap masyarakat atau komunitas yang menjadi target program CSR sebaiknya dibiarkan berlangsung secara alami.

Dengan kata lain, akan lebih bijak dan akan sangat menguntungkan bagi perusahaan ketika masyarakat atau komunitas yag menjadi target program CSR nantinya akan menjadi PR bagi produk-produk maupun kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Dengan demikian, perusahaan akan sangat diuntungkan dengan memiliki “tenaga” dan “sumber daya” yang tumbuh dan berkembang dari masyarakat yang nota bene merupakan bagian dari target pemasaran produk-produk perusahaan.

BERITA TERKAIT

Ford Rencanakan Teknologi Nirkabel Baru Untuk Mobil

Ford Motor Co mengatakan pada Senin (7/1) bahwa pihaknya berencana untuk meluncurkan teknologi nirkabel untuk model kendaraan baru di Amerika…

Pendidikan Vokasi Industri Wilayah Sulawesi Diluncurkan

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan…

Pemerintah Perbaiki Regulasi untuk Tekan Kecelakaan Kerja

NERACA Jakarta - Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) akan memperbaiki regulasi untuk memastikan tingkat kepatuhan perusahaan dalam rangka untuk menekan angka…

BERITA LAINNYA DI CSR

Bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan - Indah Kiat Salurkan Bantuan Korban Tsunami Selat Sunda

Masih dalam rangka peduli kemanusiaan terhadap korban musibah tsunami di Selat Sunda akhir tahun 2018 kemarin, industri Asia Pulp &…

Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia - Sharp Mengajak Siswa di Jember Peduli Lingkungan

Menanamkan budaya tanggung jawab dan peduli pada lingkungan sejak dini merupakan cara yang tepat agar hal tersebut menjadi kebiasaan positif…

Ciptakan Lingkungan Bersih - Allianz Beri Pelatihan Bank Sampah Gusling

Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi masalah yang belum tertangani secara optimal, bahkan sebagian belum tertangani dengan baik. Alhasil, memberikan dampak…