Kartu Anggota Koperasi Bisa Digunakan Untuk ATM dan Debet - BNI Syariah Jalin Kerjasama dengan Koperasi

NERACA

Bogor – PT Bank BNI Syariah (BNI Syariah) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan dua koperasi, yaitu Koperasi Nusantara (Kopnus) dan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Rakyat Indonesia (Kosrin).

“Nota kesepahaman ini berkisar dukungan produk-produk pembiayaan dan jasa perbankan BNI Syariah untuk koperasi,” jelas Imam Teguh Saptono, Direktur Bisnis BNI Syariah, kepada wartawan setelah penandatangan nota kesepahaman tersebut di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, koperasi dapat berafiliasi dengan BNI Syariah karena Badan Usaha Milik Negara itu memiliki beberapa keunggulan, seperti teknologi transaksi elektronik dengan dukungan ATM BNI yang mudah ditemui akan menambah value added bagi anggota koperasi. “Jadi Kartu Anggota Koperasi bisa berfungsi pula sebagai ATM. Selain itu fitur ATM pun variatif, bisa bayar listrik, beli tiket kereta maupun pesawat, top pulsa sampai bayar ZIS, dan banyak lagi,” terang Imam.

Kerjasama antara BNI Syariah dan kedua koperasi itu antara lain meliputi, pembayaran pensiunan yang dilakukan melalui koperasi dengan BNI Syariah sebagai Bank Settlement; penyaluran pembiayaan dengan pola channeling maupun executing dari BNI Syariah kepada anggota dan/atau calon anggota koperasi, koperasi lain, dan/atau anggota koperasi lain yang dilakukan melalui koperasi; penyaluran pembiayaan kepada koperasi untuk pembukaan sejumlah outlet; kerjasama bill payment; pemasaran produk dan jasa BNI Syariah pada outlet koperasi; kerjasama co-branding pada kartu tabungan anggota koperasi, dengan pemberian hak eksklusif kepada BNI Syariah; dan kerjasama lain yang dapat dikembangkan yang sesuai dengan prinsip syariah.

"Kerjasama ini saling menguntungkan kedua belah pihak, koperasi mendapatkan benefit yaitu memperbesar sumber pembiayaan maupun cakupan pasar dan layanan bagi anggotanya sedangkan BNI Syariah dapat memperluas customer based dan membantu perkembangan bisnis koperasi. Pada dasarnya peluang bisnis sejenis terbuka bagi koperasi maupun lembaga keuangan lainnya, dan cakupan kerjasamanya pun dapat terus diperluas," tutur Imam.

Dalam kesempatan yang sama, Iman juga menyampaikan bahwa Tabungan iB Tunas Hasanah, yang ditujukan untuk anak-anak berusia di bawah 17 tahun, sejak diluncurkan awal Juli 2012, pada akhir Agustus 2012 ini sudah mencapai 2000 nasabah dengan dana sebesar Rp1,213 milyar.

"Alhamdulillah, tabungan Tunas Hasanah mendapat respon positif dari nasabah seluruh Indonesia. Dengan tabungan ini anak-anak dilatih untuk mengelola keuangan dengan baik dan bertanggung jawab. Selain itu, dengan tabungan ini anak-anak bisa diedukasi untuk menabung dari usia dini, dahulu untuk menabung pakai celengan, nah sekarang, orang tua bisa mendampingi buah hati untuk menabung sendiri sebagian uang sakunya di bank," tutup Imam.

Tabungan ini dilengkapi dengan buku tabungan dan ATM atas nama anak, bebas biaya administrasi, dan dapat digunakan sebagai kartu debet pada merchant yang menggunakan EDC BNI.

BERITA TERKAIT

Bangun Karakter di Keuangan Syariah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi SyariahMeski sudah berjalan selama dua dekade lebih keberadaan dari praktik lembaga keuangan syariah (LKS),…

Mewujudkan SDM Berkualitas untuk Kelola Investasi

  Oleh: Rifky Bagas Nugrahanto, Staf Ditjen Pajak Terdapat spekulasi bahwa nilai pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen, dianggap bukan prestasi…

Industri Makanan dan Minuman Ditaksir Tumbuh 9 Persen

NERACA Jakarta – Kemenperin memproyeksikan industri makanan dan minuman dapat tumbuh di atas 9 persen pada 2019 karena mendapatkan tambahan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Penyaluran Kredit BTN Tumbuh 19,57%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kinerja positif pada penyaluran kredit miliknya.…

BTPN Syariah Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan 20%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) mencatatkan kinerja dan pertumbuhan yang positif…

Lelang SUN Serap Rp23,4 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp23,4 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) untuk…