Tune Hotel Berencana Bangun 50 Hotel di Indonesia - Iklim Bisnis Terus Membaik

NERACA

Jakarta - Tune Hotel, jaringan hotel hemat global, kembali melanjutkan ekspansinya di Indonesia. Setelah membangun hotel di Kuta dan Legian Bali, saat ini Tune hotel mengembangkan bisnisnya di Pasar Baru, Jakarta, dengan harga terjangkau.

“Saat ini orang-orang harus merogoh kocek yang dalam untuk bisa menginap di hotel. Karena itu, dengan melihat peluang bisnis yang cukup bagus, kami berupaya menghadirkan penginapan dengan harga yang terjangkau di Jakarta,” jelas Mark Lankester, CEO Group Tune Hotels kepada Neraca di Jakarta, Selasa (4/9).

Dari pengalaman mengoperasikan dua hotel sebelumnya di Bali sejak 2009, di mana return of investment telah mencapai lebih dari 25% dan tingkat hunian serta kepuasan pelanggan yang cukup tinggi, dia menargetkan ekpektasi pasar untuk hotel barunya di Pasar Baru bisa mencapai 20% di tahun mendatang.

Mark Lankester menuturkan, dipilihnya ibukota Jakarta karena merupakan pintu gerbang bagi wisatawan sebagai tempat singgah sebelum melanjutkan perjalanan ke tempat lain, seperti Bali, Medan, Yogyakarta dan Surabaya. Sementara lokasi pasar baru dinilai merupakan lokasi yang sangat strategis untuk berbisnis dan memiliki magnet untuk menarik konsumen.

Tune Hotel Pasar Baru ini memiliki 168 kamar, dengan 125 kamar double, dan 42 kamar twin sharing dan memiliki beragam promosi. Menurut Mark, setiap minggunya, Tune hotel menawarkan harga promosi yang bisa mencapai Rp10.000 yang bisa disimak melalui jejaring sosial facebook dan twitter. “Untuk promosi, kami start penjualan di midnight, di mana konsumen biasa memesan kamar melalui sistem online,” ujar Mark.

Targetkan 50 Hotel

Tune Hotel menggandeng Red Plante Hotels untuk memiliki dan mengoperasikan hotel di Indonesia. Selain di Jakarta, dia menargetkan Tune Hotel bisa membangun jaringan sampai dengan 50 hotel di Indonesia di sepuluh tahun ke depan. Sementara untuk tahun 2013, Tune Hotel menargetkan bisa mengoperasikan 13 jaringan Tune Hotel.

“Saat ini di Pekanbaru, Makassar, Solo, Palembang, dan Surabaya, Medan, dan Bandung sedang dalam tahap pembangunan, diperkirakan bisa dibuka di 2013 nanti. Kemungkinan di Desember tahun ini, di Pekanbaru sudah siap,” tandasnya.

Selain menawarkan harga promosi, Tune Hotel juga menawarkan harga paket dengan penerbangan Air Asia. Hingga saat ini, Tune Hotel mencatat telah memiliki sebelas hotel di Malaysia, empat hotel di London, tiga hotel di Indonesia, tiga di Thailand, empat di Filipina, dan rencananya akan berekspansi juga di Mekah, Arab Saudi.

Mark menambahkan, ekspansi Tune Hotel di Indonesia dipicu oleh kuatnya kondisi ekonomi negara saat ini, lingkungan bisnis yang mendukung, dan salah satu tempat populer yang dikunjungi wisatawan mancanegara.

Secara kumulatif, sepanjang Januari-Juli 2012, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 4,58 juta orang atau naik 5,40% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang berjumlah 4,34 juta orang, sedang untuk rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia di hotel di 20 provinsi selama Juli 2012 tercatat sebesar 2,05 hari, naik 0,08 hari dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

BERITA TERKAIT

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

Chevrolet Colorado Centennial Ludes Terjual di Indonesia

Chevrolet Indonesia mengumumkan bahwa Colorado Centennial Edition yang tersedia sebanyak 25 unit telah habis terjual, setelah kendaraan pickup khas Amerika…

Honor 7A Resmi Masuk di Pasar Indonesia

Honor secara resmi memperkenalkan smartphone terbarunya untuk pasar Indonesia. Kali ini, perusahaan asal Tiongkok itu memboyong Honor 7A yang ditujukan…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

Laporan Keuangan - Satu Dekade, Kemenperin Raih Opini WTP Berturut

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan…

Dukung Industri 4.0 - Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…