Tingkatkan Citra Indonesia, Pemerintah Lirik Pasar Italia

NERACA

Jakarta - Upaya Pemerintah untuk terus meningkatkan citra Indonesia (Nation Branding) dengan produk-produk unggulan karya bangsa secara global dilakukan dengan memanfaatkan kegiatan tahunan yang berada di Italia. Pemilihan negara yang terkenal dengan kuliner bernama pizza dan spaghetti ini, karena memiliki posisi yang strategis yaitu berada di tengah-tengah antara Eropa dan Afrika.

Italia juga memiliki keuntungan sebagai negara yang memberikan akses ke negara-negara Eropa Utara, negara-negara Mediterania dan negara-negara Eropa Timur. “Kami meyakini bahwa produk dekorasi rumah, interior, dan kerajinan Indonesia memiliki potensi ekspor yang luar biasa. Produk-produk dimaksud memiliki unsur bahan dasar logam, anyaman (rotan), tekstil, kaca, batu, kulit, dan serat alam/kayu yang tersebar di seluruh Indonesia,” urai Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Kementerian Perdagangan, Pradnyawati melalui keterangan tertulis yang diterima Neraca, Selasa (4/9).

Partisipasi tahun ini merupakan hasil kerja sama dari Dewan Kerajinan Nasional (Dekarnas), Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Bank Mandiri. Menampilkan furnitur rotan dan pernak-pernik dekorasi rumah, interior, dan kerajinan Indonesia sebagai elemen interiornya. Produksi para desainer dan perajin dari berbagai daerah ini didesain khusus dengan sentuhan desain modern dalam rangka memenuhi selera pasar internasional.

Sebanyak 17 perusahaan yang turut berpartisipasi dalam pameran ini menampilkan produk unggulan masing-masing. Produk-produk tersebut dihasilkan dari karya cipta dan kearifan lokal yang diturunkan secara turun temurun (heritage-based) dan menggunakan bahan yang ramah lingkungan. “Oleh karena itu, produk yang diutamakan bersifat unik serta memiliki daya saing dan daya tarik tersendiri di pasar global. Setiap produk juga telah melalui tahap seleksi dan kurasi ketat oleh Dekarnas dan Kementerian Perdagangan,” ujar Ketua Bidang Pameran dan Kerjasama Luar Negeri Dekarnas Yasmin Wirjawan.

Wadah Penghubung

Partisipasi Indonesia dalam acara International Home Show MACEF Milano 2012 ini, yang diselenggarakan pada 6-9 September, diharapkan dapat membantu memperkenalkan produk Indonesia kepada para pembeli internasional sebagai produk ramah lingkungan dengan mutu dan kualitas yang terjamin serta menjadi wadah penghubung untuk menjalin hubungan bisnis (B2B) yang sehat dan berkelanjutan antara para produsen Indonesia dengan pelaku usaha Italia maupun internasional.

Italia merupakan mitra dagang Indonesia ke-15 atau 1,6% dari kontribusi total ekspor Indonesia. Ekspor Indonesia ke Italia tercatat sebesar US$ 3,17 miliar sedangkan impor Indonesia dari Italia tercatat sejumlah US$ 1,22 miliar atau surplus untuk Indonesia sebesar US$ 1,94 miliar. Selama periode Januari-Mei 2012, ekspor Indonesia ke Italia tercatat mencapai jumlah US$ 900,9 juta sedangkan impor Indonesia dari Italia tercatat US$ 552,4 juta.

Produk ekspor Indonesia ke Italia antara lain produk kimia, batu bara, minyak kelapa sawit, produk karet, kopi, alas kaki, produk makanan (seafood), serta tekstil dan produk tekstil. Sedangkan, produk impor Indonesia dari Italia antara lain pipa, komponen kendaraan, mesin-mesin industri, tekstil dan produk tekstil, serta kendaraan bermotor.

BERITA TERKAIT

150 Petani Kangkung Bogor Dimotivasi Tingkatkan Kapasitas

150 Petani Kangkung Bogor Dimotivasi Tingkatkan Kapasitas NERACA Bogor - Sebanyak 150 petani kangkung dari tiga kecamatan di wilayah Kabupaten…

BI Dorong Jakarta Tingkatkan Anggaran Sektor Pariwisata

    NERACA   Jakarta - Anggaran pemerintah DKI Jakarta untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dinilai perlu ditingkatkan karena…

Perdana di Pasar, Saham PBID Naik 10 Point

Debut perdana di pasar modal, perdagangan saham PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) pada perdagangan Rabu (13/12) langsung dibuka naik…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Indonesia-Tanzania Tingkatkan Relasi Perdagangan

NERACA Jakarta – Dubes RI untuk Tanzania Ratlan Pardede melakukan pertemuan dengan Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shein pada Jumat (24/11)…

Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Terus Dijaga

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (Bapok) menghadapi Hari Besar Keagamaam Nasional…

Dunia Usaha - HIMKI Tentang Wacana Dibukanya Kran Ekspor Log dan Bahan Baku Rotan

NERACA Jakarta - Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto mengatakan sampai saat ini masih ada pihak-pihak yang…