Canon EOS 650D Kecanggihan Layar LCD Sentuh dan teknologi Hybrid AF

Sabtu, 08/09/2012

NERACA

Canon selaku pemimpin industri pencitraan digital global, kembali meluncurkan kamera DSLR terbaru yang diberi nama Canon EOS 650D. Didukung dengan teknologi mutakhir, seperti sensor CMOS 18-megapixels dan prosesor DIGIC 5, Canon EOS 650D memiliki kemampuan mengabadikan gambar dengan kecepatan tinggi yang mencapai 5.0 frame per detik, dan menawarkan kecepatan ISO hingga 12.800 (dapat ditingkatkan mencapai 25.600). Dengan demikian, Canon EOS 650D menjanjikan kinerja yang optimal dengan akses menu layar sentuh yang intuitif untuk Anda yang ingin merasakan hal baru di dunia fotografi.

Menurut Merry Harun, Direktur Divisi Canon, pt. Datascrip, Sistem Auto-focus (AF) yang diusungnya semakin cepat dan memiliki akurasi yang tinggi dengan 9 titik AF yang telah diperbarui dengan sistem mutakhir Hybrid CMOS AF.

Sistem tersebut secara dramatis mampu meningkatkan kecepatan AF untuk menjaga objek tetap fokus meskipun Anda menggunakan modus Live View, maupun Movie Shooting. Selain itu, dengan adanya teknologi EOS Scene Detection mampu mengatur tingkat eksposur yang tepat secara otomatis untuk memudahkan Anda mengambil gambar di segala situasi dalam moda auto.

Pada saat yang sama Canon memperkenalkan dua lensa terbaru yaitu EF40mm f/2.8 STM dan EF-S18-135mm f/3.5-5.6 IS STM yang memiliki sistem Auto Focus (AF) yang lebih cepat nyaris tanpa suara pada pergerakan lensanya.

Layar Sentuh Intuitif

Canon EOS 650D dilengkapi dengan layar sentuh Vari-Angle berukuran 3 inci. AF pada moda Live View dapat dilakukan dengan mudah cukup dengan menyentuh area yang kita inginkan pada LCD kamera, secara otomatis kamera akan mencari fokus pada area tersebut yang dapat dikombinasikan dengan Fitur Touch Shutter sehingga ketika subjek telah fokus secara otomatis kamera akan mengambil gambar tanpa harus menekan tombol shutter.

Moda Face and Track mampu mendeteksi wajah, dan memfokus secara berkesinambungan dan mencarinya dengan mengubah titik AF meskipun objek bergerak ke sisi pinggir. Berbeda halnya dengan modus FlexiZone-Multi AF yang membagi scene ke dalam 31 titik AF yang memprioritaskan titik tengah dengan subjek sebagai foreground, sementara FlexiZone-Single AF mode dan Quick mode memungkinkan titik fokus dapat diubah dengan menekan area tertentu yang ada di layar LCD.

Pada Continuous (Pre) AF, subjek akan selalu fokus bahkan sebelum shutter diaktifkan untuk meningkatkan kecepatan fokus. Selain itu, para pengguna kamera ini memungkinkan untuk melakukan gerakan multi-touch (pinch, spread, swipe) untuk melakukan pembesaran pada foto (zoom In-Out), melihat hasil foto, maupun menggeser halaman foto.

“Dengan perpaduan yang menarik antara kemampuan teknis yang handal, serta kemudahan penggunaannya, Canon EOS 650D menjadi kamera yang cocok digunakan siapa saja yang ingin merasakan sensasi baru di dunia fotografi,” ujarnya.

Menghasilkan Foto Berkualitas

Meskipun Canon EOS 650D masuk ke dalam kategori kamera entry level, namun perangkat hardware yang dimilikinya terbilang mutakhir. Canon EOS 650D menjaga foto tetap tajam, dengan kecepatan ISO yang mencapai 6400 pada moda otomatis dan bisa ditingkatkan mencapai 25600. Keuntungan dari rentang jangkauan ISO yang panjang adalah dapat menghasilkan foto dengan eksposur yang optimal pada kondisi cahaya yang beragam.

Canon EOS 650D dilengkapi dengan fungsi multi-shot Noise Reduction, dimana kamera akan mengambil foto empat kali dan menyatukan ke dalam satu foto untuk meminimalisir noise serta meningkatkan detil pada foto.