Menggunakan Bata Merah, Batako atau Hebel?

Sabtu, 08/09/2012

Memilih bahan bangunan yang tepat memang tidak mudah. Banyak jenis bahan bangunan dan macamnya. Salah satunya adalah bata merah, bata merah sendiri terbuat dari tanah liat yang dicetak, kemudian dibakar.Namun belakangan ada bahan bangunan berupa batako dan kini ada hebel.

Tidak semua tanah liat bisa digunakan untuk membuat bata merah, hanya yang terdiri dari kandungan pasir tertentu. Bata merah umumnya memiliki ukuran panjang 17-23 cm, lebar 7-11 cm, tebal 3-5 cm. Untuk dinding seluas 1 m2, bila menggunakan bata berukuran 23 cm x 17 cm x 5 cm, kira-kira membutuhkan 70 buah bata merah. Bahan baku yang dibutuhkan untuk memasang dinding bata merah adalah semen dan pasir ayakan.

Kelebihan dinding bata merah adalah kedap air, sehingga jarang terjadi rembesan pada tembok akibat air hujan. Terjadinya keretakan pun relatif jarang terjadi. Batu bata merah juga memiliki sifat insulasi panas, kuat dan tahan lama. Dan kekurangan dinding bata merah adalah waktu pemasangannya yang lebih lama dibandingkan dengan batako dan bahan dinding lainnya, begitu juga dengan harganya, bata merah memang termasuk mahal.

Sedangkan batako pres terbuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu. Batako Pres ada yang dibuat dengan menggunakan cara manual, ada juga yang menggunakan mesin. Ukuran batako pres pada umumnya adalah panjang 36-40 cm, tebal 8-10 cm, dan tinggi 18-20 cm. Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan 15 buah batako press. Bahan baku yang digunakan untuk pemasangan batako pres adalah semen dan pasir ayakan.

Kelebihan dinding batako pres sendiri adalah kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya perembesan air. Pemasangannya pun lebih cepat, selain itu harganya pun relatif lebih murah dibandingkan bata merah. Kekurangan dinding batako pres adalah mudah terjadi retak rambut pada dinding. Bagi yang memasangnnya dengan tidak mengisi lobang batako di tengahnya, dinding akan mudah dilubangi karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya.

Dan yang terakhir bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon dibuat dengan menggunakan mesin pabrik. Bata ini cukup ringan, halus dan memiliki tingkat kerataan yang baik. Ukuran pada umumnya adalah 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 8 cm -10 cm. Untuk dinding seluas 1 m2, kira-kira membutuhkan 8 buah bata ringan.

Pemasangan bata ringan ini cukup mudah, bisa langsung diberi acian tanpa harus diplester terlebih dahulu dengan menggunakan semen khusus. Semen khusus hanya perlu diberi campuran air. Namun pemasangan bata ringan juga dapat menggunakan pasir dan semen seperti pemasangan pada batako dan bata merah.

Kelebihan dinding bata ringan ialah kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air. Selain itu pemasangannya pun lebih cepat, ringan, tahan api, dan mempunyai kekedapan suara yang baik.

Namun Kekurangan dinding bata ringan ini adalah dari segi harganya, Harga relatif lebih mahal dibandingkan dengan bata merah ataupun batako. Begitu pula dengan pemasangannya, tidak semua tukang pernah dan bisa memasang bata jenis ini.

Itulah beberapa ulasan tentang bahan-bahan bangunan, pada umumnya ketiga jenis bahan-bahan tersebut memang baik, kita tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan dan keuangan kita, semoga bermanfaat.