Program Vokasi Jadi Andalan Bangsa Bangun Ekonomi

NERACA

Dengan program berbasis ketrampilan kerja dan vokasi, banyak negara berhasil membangun ekonomi mereka dan lapangan kerja banyak diisi tenaga-tenaga vokasi berilmu pengetahuan.

Saat ini, pendidikan vokasional diyakini mampu untuk mengurangi angka pengangguran muda di Indonesia. Dengan konsep pendidikan yang lebih menitik beratkan keterampilan dan bertujuan melahirkan jiwa kewirausahawan, lulusan pendidikan vokasional akan lebih siap bersaing dalam pasar kerja sesuai dengan spesialisasi keahlian.

Program pendidikan diploma yang menghasilkan sumber daya siap pakai menjadi senjata ampuh untuk menghadapi persaingan global. Di kancah internasional, program vokasi menjadi andalan berbagai bangsa untuk membangun keberhasilan sistem kerja berbasis keterampilan.

Di sejumlah negara maju di belahan dunia mana pun, program vokasi merupakan andalan. Artinya, menjadi tumpuan bagi negara itu dalam membangun sistem kerja yang dapat sukses memasuki persaingan global.

Pendidikan vokasi mencakup program vokasional yang berlangsung satu tahun menghasilkan lulusan dengan tingkat Diploma Satu (D1), yang berlangsung dua, tiga, dan empat tahun masing-masing menghasilkan Diploma Dua (D2), Diploma Tiga (D3) dan Diploma Empat (D4), maksimal setara dengan program pendidikan sarjana.

Beda dengan pendidikan vokasional, pendidikan akademik membentuk sarjana dalam disiplin ilmu tertentu selama 4 tahun dan lulusannya yang disebut Strata Satu (S1) dapat melanjutkan ke pendidikan Strata Dua (S2) atau Magister diteruskan ke tingkat Strata Tiga (S3) atau Doktor. Sementara, pendidikan profesional membentuk sarjana menguasai profesi atau spesialisasi tertentu yang diselenggarakan oleh asosiasi profesi bersama perguruan tinggi.

Perbedaan utama antara pendidikan akademik dan vokasional terletak dalam keahlian yang dicapai lulusannya. Lulusan pendidikan akademik lebih berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan secara teori, sedangkan lulusan pendidikan vokasional lebih pada penguasaan praktek dari ilmu pengetahuan yang bersangkutan.

Dapat dikatakan, bahwa lulusan pendidikan akademik terkadang masih memerlukan pendidikan khusus untuk menjalankan pekerjaan tertentu sebelum ia dapat bekerja, yaitu pendidikan profesional dan ujian yang dilakukan oleh asosiasi profesi yang bersangkutan. Misalnya saja Sarjana Hukum, harus lulus pendidikan profesi dulu sebelum dapat menjalankan pekerjaan sebagai notaris.

Muara akhir sekaligus tujuan dari keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi adalah terserapnya peserta didik ke pasar tenaga kerja selepas menyelesaikan studinya. Demi menjawab tantangan dunia kerja yang membutuhkan tenaga kerja terampil, tak dapat disangkal lulusan program pendidikan berbasis vokasional sesungguhnya memiliki peluang lebih tinggi serta kesempatan yang lebih luas untuk dapat memenangkan kompetisi tersebut.

BERITA TERKAIT

Tower Bersama Bangun 1000 Menara di Luar Jawa - Siapkan Capex Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta –Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) tahun ini menargetkan dapat membangun sekitar…

Dewan Dorong Pemkot Sukabumi Bangun Gudang Aset

Dewan Dorong Pemkot Sukabumi Bangun Gudang Aset NERACA Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sukabumi mendukung penuh jika…

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner - Dapat Dana CSR dari BJB

Pemkot Sukabumi Bangun 34 Kios Wisata Kuliner Dapat Dana CSR dari BJB NERACA Sukabumi - PT. Bank Jabar Banten (BJB)…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Pengembangan Strat Up Dimulai dari Kampus

      Pengembangan perusahaan pemula atau "start-up company" harus dimulai dari kurikulum di perguruan tinggi, demikian disampaikan Rektor Universitas…

Berpacaran Dibawah Umur, Ini Dampak Negatifnya

      Pada saat ini, kita hidup di dalam generasi milenial, dimana orang-orang hidup berdampingan dengan teknologi. Teknologi komunikasi…

Kembalikan Lagu untuk Anak Indonesia

      Lagu merupakan suatu bentuk seni yang digemari setiap kalangan dan sebuah bentuk ekspresi yang dapat menembus banyak…