Bank Niaga Sediakan Ruang Laktasi

Neraca

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyediakan ruang laktasi terbaru bagi para karyawatinya, yang sekaligus sebagai ibu yang sedang memberikan Air Susu Ibu (ASI). Ketersediaan ruang laktasi ini menyusul dua ruang laktasi yang telah ada sebelumnya di Griya CIMB Niaga Bintaro dan Menara CIMB Niaga Karawaci.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga L. Wulan Tumbelaka mengatakan, penyediaan ruang laktasi di area perkantoran CIMB Niaga ini, menjadi implementasi dan bentuk dukungan CIMB Niaga terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif, “Penyediaan ruang laktasi ini untuk memfasilitasi kebutuhan karyawati CIMB Niaga yang masih dalam fase menyusui setelah kembali bekerja, serta ditujukan juga bagi nasabah yang sedang melakukan transaksi perbankan di area perkantoran CIMB Niaga. Hadirnya ruang laktasi ini juga menjadi bagian dari wujud tanggung jawab Social Responsibility CIMB Niaga,” katanya dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta kemarin.

Dia mengungkapkan, meskipun sudah ada peraturan pemerintah yang menegaskan pemenuhan hak dan perlindungan bagi ibu menyusui, namun pada kenyataannya, para ibu terkadang masih kesulitan menemukan tempat untuk menyusui maupun memompa ASI bagi buah hatinya di tempat umum maupun di lingkungan perkantoran.

Oleh karena itu, dirinya berharap dengan adanya ketersediaan ruang laktasi ini dapat meminimalisir risiko terkontaminasinya ASI yang dapat membahayakan buah hati, jika pemompaan ASI dilakukan di tempat terbuka yang tidak steril. Adapun fasilitas yang tersedia di ruang laktasi berupa sofa, air conditioner (AC), rak botol, dispenser, dan kulkas tempat menyimpan botol-botol susu. Sedangkan waktu operasionalnya, dimulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

Menurut Wulan, untuk mengakomodir kebutuhan beberapa area atas ruang laktasi yang sama, CIMB Niaga merencanakan untuk menambah tujuh ruang laktasi lainnya di enam area, yaitu Jakarta, Tangerang, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera, “Harapannya, ruang laktasi ini dapat mengakomodir kebutuhan para ibu menyusui untuk mendapatkan tempat yang nyaman, aman dan steril dalam memberikan ASI eksklusif kepada buah hatinya. Sehingga, dapat tercipta keseimbangan hidup, meski sedang menunaikan tugasnya di kantor,”ujarnya. (rin)

BERITA TERKAIT

Bank of China akan Evaluasi Proyek PLTA Batang Toru

      NERACA   Jakarta - Bank of China menyatakan akan mengevaluasi pendanaan nya terhadap proyek Pembangkit Listrik Tenaga…

Niaga Internasional - Perlu Transformasi Komposisi Ekspor Unggulan dan Buka Pasar Baru

NERACA Jakarta – Sepuluh sektor non-migas yang selama ini menjadi andalan ekspor Indonesia diprediksi akan mengalami pertumbuhan pada 2019. Kesepuluh…

Bank Mandiri Incar Bank untuk Diakuisisi

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri Persero Tbk membenarkan sedang mengincar beberapa lembaga keuangan termasuk perbankan untuk diakuisisi pada tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Jumlah Investor di NTT Tumbuh Signifikan

Pengamat ekonomi, Dr James Adam mengemukakan, perkembangan investasi pasar modal di Provinsi Nusa Tenggara Timur menunjukkan kondisi yang menggembirakan dalam…

IHSG dan Nilai Kapitalisasi Tumbuh 1,22%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan kemarin tumbuh sebesar 1,22% ke…

Laba Multipolar Technology Turun 11,3%

Di tahun 2018, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,66 miliar atau turun 11,3% dibanding periode yang…