Laba Harum Energy Naik 24,82% di Semester I-2012

Sepanjang semester I-2012, PT Harum Energy Tbk (HRUM) mencatatkan kenaikan laba bersih meningkat 24,82% menjadi US$ 108,76 juta dari priode yang sama tahun lalu US$ 80,91 juta. Sementara laba per saham juga ikut naik dari US$ 0,026 per lembar menjadi US$ 0,033 per lembar.

Informasi tersebut disampaikan dalam laporan keuangannya yang dipublikasikan Jum’at akhir pekan kemarin. Dijelaskan, positifnya kinerja disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan 71,13% dari US$ 340,766 juta menjadi US$ 583,169 juta.

Total penjualan batu bara Harum Energy diketahui mengalami kenaikan dari US$ 333,001 juta menjadi US$ 573,811 juta selama enam bulan pertama 2012. Ekspor batu bara tercatat US$ 569,09 juta dan ke dalam negeri US$ 4,721 juta.

Sumbangan pendapatan di dapat dari hasil sewa kapal time charter dan freight charter US$ 5,133 juta dan pendapatan sewa alat berat US$ 4,224 juta. Pelanggan utama perseroan diantaranya US$ 74,79 juta dan Oxalis Limited US$ 6,73 juta.

Laba kotor naik dari US$ 142,52 juta menjadi US$ 189,95 juta. Setelah terpangkas beban keuangan dan lainnya, laba sebelum pajak meningkat menjadi US$ 141,285 juta dari sebelumnya US$ 113,827 juta.

Sementara jumlah laba komprehensif meningkat US$ 20,1 juta menjadi US$ 101,004 juta menjadi US$ 80,91 juta. Total aset juga naik dari posisi 2011 US$ 507,68 juta menjadi US$ 528,404 juta di Juni 2012. Kewajiban juga naik menjadi US$ 148,39 juta dari posisi sebelumnya US$ 119,99 juta.(bani)

BERITA TERKAIT

Archandra Tahar Jabat Komut Baru PGN

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menunjuk mantan Wakil Menteri ESDM…

BBJ Kembali Aktifkan AB Universal Futures

PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) kembali memperdagangkan PT Universal Futures. Hal tersebut ditandai dengan surat JFX No. L/JFX/DIR/01-20/119 tanggal 20…

Hotel Fitra Serap Seluruh Hasil Dana IPO

Emiten pengelola hotel, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum saham perdana senilai Rp22…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BNI Terbitkan Global Bond US$ 500 Juta

Perkuat modal dalam mendukung ekspansi bisnisnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar atau global…

Gandeng Perusahaan Tiongkok - Kresna Berambisi Terdepan Garap Bisnis Starup

NERACA Jakarta-Sibuk membawa beberapa anak usahanya go public dan juga sukses mengembangkan bisnis digitalnya, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN)…

Bangun Kompleks Petrokimia - Chandra Asri Petrochemical Dapat Tax Holiday

NERACA Jakarta – Sebagai komitmen patuh terhadap pajak, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mendapatkan keringanan pajak atau tax holiday…